BISNISREVIEW.COM - Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengharapkan agar Hungaria melanjutkan IKK Water Supply Program and Small Water Treatment Plan for Scarcity Area. Program bantuan penyediaan air minum yang dimulai pada 2013 ini telah selesai pada 2019.







Hungaria diketahui siap menggelontorkan dana investasi mencapai US$500 juta atau senilai Rp6,80 triliun.







"Air bersih jadi prioritas juga dalam pembangunan ke depan karena 5 tahun kemarin target tidak tercapai. Jadi, periode kedua ini jadi prioritas. Untuk mempercepat itu, kami ingin mereka [Hungaria] masih bisa men-support," ujarnya seusai menemui Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria Péter Szijjártó dan delegasi Hungaria lainnya di Jakarta, Kamis (23/1/2020).







Menurut Péter, perincian alokasi dana sebesar  US$500 juta atau senilai Rp6,80 triliun itu belum bisa dipastikan, tetapi secara umum akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk pengembangan ibu kota negara (IKN).







"Kami sedang merundingkan rencana mendirikan Indonesia-Hungaria Investment Fund dengan investasi sekitar US$500 juta untuk berbagai bidang infrastruktur di Indonesia," katanya.







Dalam Indonesia-Hungaria Investment Fund, Indonesia juga memercayakan investasi dengan besaran yang jika ditotal menjadi US$1 miliar atau mencapai sekitar Rp13 triliun. (AR)