BISNISREVIEW.COM - Saat Gubernur DKI Anies Baswedan meninjau langsung penyedotan banjir yang masih menggenangi underpass Kemayoran pada Jumat malam lalu. Hingga Sabtu siang, air masih menggenangi terowongan dekat sekolah internasional Ghandi Memorial hingga empat meter, ia memastikan sudah bisa dilalui hari ini, Senin (27/1/2020).







"Jadi malam ini, kira-kira pukul 22.30, Alhamdulillah proses pengeringan sudah hampir tuntas. Sekarang tinggal pembersihan," kata Anies melalui keterangan tertulisnya, Minggu (26/1/2020).







Underpass Kemayoran yang sempat terendam banjir hingga lima meter, mulai bisa dilalui Senin hari ini. Underpass tersebut sempat terendam banjir Jakarta saat hujan pada Jumat lalu.







Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu mengatakan sejak tadi Minggu malam air sudah surut dan jalan mula bisa dilalui.







"Underpass Kemayoran Jakarta Pusat masih terendam banjir setinggi 4 meter sejak kemarin, Sabtu 25 Januari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq," tuturnya.







Underpass Kemayoran sebenarnya berada di bawah pegelolaan Pusat Pengelola Kawasan (PPK) Kemayoran, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Namun, Anies mengaku mempunyai tanggung jawab untuk membantu karena Underpass Kemayoran berada di kawasan Pemprov DKI.


 


Sejak Jumat lalu, Pemprov DKI telah mengerahkan enam pompa mobile dengan kemampuan 600 liter per detik, dan juga dua pompa dari Dinas Pemadam Kebakaran.







"Setelah dipompa terus menerus, dua hari, airnya hari ini sudah surut, tuntas. Kalau hari ini itu kita periksa. Tim DKI bekerja terus, sejak hari Jumat sudah membantu," ujarnya.







Anies menuturkan pompa yang ada di jembatan tersebut tidak bisa digunakan karena terendam. Pemprov DKI menyatakan bakal duduk bersama dengan Kemensetneg untuk mencari solusi terkait dengan banjir di kawasan Underpass Kemayoran tersebut. (AR)