BISNISREVIEW.COM - Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) diwarnai kerusuhan yang melahirkan konten oleh warganet, termasuk konten guyon berbentuk video singkat di platform TikTok.







Di dalam video itu, ada sekitar delapan orang yang mengangkat kursi berkain kuning di dalam video parodi itu. Berbeda dengan yang dilakukan oleh para anggota kongres, orang-orang di dalam video TikTok itu hanya mengangkat kursi sambil berjoget, bukan melempar benda itu.







Kericuhan antar dua kubu pendukung calon Ketua Umum PAN saat sidang pleno Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020). Sidang pleno dengan agenda Pembahasan Tata Tertib Kongres berujung kericuhan antar pendukung hingga keduanya saling melemparkan kursi.







Melalui Twitter, akun Political Jokes (PolJokes) ID menyebarkan video TikTok milik pengguna 'idilbetespongsimp'. Sekadar informasi, PolJokes ID memang sering membagikan konten candaan hingga sindiran yang berhubungan dengan politik.







Meski tidak ada keterangan tempat, tampaknya video juga diambil di lokasi Kongres V PAN digelar jika dilihat dari kursi kuning serta pola karpet di dalam video.







Hingga Kamis (13/2/2020), video yang diunggah oleh PolJokes sudah ditayangkan 30,9 ribu kali. Sementara cuitannya sudah dibagikan ulang 689 kali dan disukai oleh sekitar 1.100 pengguna Twitter.







Sebelumnya, terjadi kerusuhan Kongres PAN mendekati pemilihan ketua umum sebab ada kader yang kecewa soal masalah registrasi peserta. (AR)


.