BISNISREVIEW.COM - Menindaklanjuti minat Uni Emirat Arab (UEA) berinvestasi khususnya di bidang pariwisata, properti, serta pembangunan infrastruktur dan energi di Aceh, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah bertemu langsung dengan Menteri Energi dan Industri UEA Suhail Mohammed Faraj Al-Mazrouei di Abu Dhabi, Minggu (8/3/2020).







"Pertemuan [bersama Menteri UEA] menjadi satu langkah penting bagi mewujudkan realisasi investasi seperti yang telah dibicarakan antara emir UAE dan Presiden Jokowi, beberapa waktu lalu," ujar Nova yang didampingi langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk UEA Husin Bagis.







Adapun pertemuan ini membahas pencapaian investasi UEA di Aceh seperti investasi minyak oleh Mubadala Petroleum di Selat Malaka (Andaman I dan II) dan Indonesia pada umumnya.







"Targetnya mereka akan investasi dalam pengembangan proyek yang sudah ada dan dilaksanakan oleh BUMN seperti pengembangan produksi dan gas refinery, bandara Sultan Iskandar Muda, serta pelabuhan Sabang," kata Nova.







Sebelumnya, minat investasi ini disampaikan pada pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Muhammed Bin Zayed di Istana Qasr Al-Watan di Abu Dhabi pada bulan Januari lalu.







Kepala DPMPTSP Aceh Aulia Sofyan, mengatakan, sebelum berangkat Ke UEA, Nova Iriansyah disebutkan sudah melaporkan kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Agama Fachrul Razi tentang rencana jemput bola investasi ke Abu Dhabi itu.







"Guna memberikan gambaran lebih lanjut mengenai prospek investasi di Aceh, Pak Nova Iriansyah beserta delegasi akan melakukan pertemuan khusus dengan Sheikh Hameed Al Nahyan, Direktur Manajer Badan Pengelola Dana Investasi Kerajaan, Abu Dhabi Investment Authority (ADIA)," ujar Sofyan.(Red)