JAKARTA - Wacana akan dibuka kembali kran ekspor bahan kayu (log) dan rotan akan mematikan industri kecil dan menengah sektor mebel dan kerajinan dalam negeri.Demikian pernyataan tersebut dikemukakan Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih kepada wartawan di sela sela pelaksnaan Pameran IKM Expo 9 (kerja sama Kementerian Perindustrian dengan Kadin DKI Jakarta) di Plaza Pameran Industri Kemenperin, Selasa (5/12).

Terkait wacana itu, kata Gati, pihaknya menolak. Alasannya, apabila ekspor kayu dan rotan tersebut dilaksanakan sudah pasti akan mematikan industri dalam negeri.

"Kenapa harus ekspor (kayu dan rotan) sih, saingan kita kan, hanya Vietnam dan China,"futur Gati

Gati meminta kepada kementerian terkait untuk tidak menindaklanjuti dan menghapus wacana kembali dibukanya ekspor bahan baku kayu gelondongan (log) dan bahan baku rotan karena berpotensi menggerus permintaan ekspor mebel dan kerajinan dan merusak iklim industri dalam negeri.

Kata Gati lebih lanjut, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak Kementerian Perdagangan dan meminta supaya membantu IKM, yaitu agar wacana ekspor bahan baku kayu log dan rotan tidak ditindaklanjuti.

Demikian harapan untuk tidak dilakukan ekspor kayu loh dan rotan pun pernah disampaikan oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) beberapa waktu lalu. Menurut mereka, munculnya wacana saja sudah banyak potensi pindahnya permintaan produk mebel dan kerajinan ke negara lain.(nrd)