BALI - Jaringan manajemen hotel global Swiss-Belhotel International memperoleh empat penghargaan bergengsi dari Tri Hita Karana Foundation Bali, yang merupakan sebuah organisasi lokal yang dipercaya dan diakui sebagai pedoman dalam pengembangan dan inovasi pariwisata yang berkesinambungan.

Swiss-Belhotel Rainforest, Kuta memperoleh penghargaan Emas dari Yayasan Tri Hita Karana, setelah sebelumnya meraih penghargaan Perak di tahun 2016. Swiss-Belhotel Tuban kembali meraih medali Emas untuk tahun keduanya. Sementara itu, Swiss-Belresort Watujimbar dan Swiss-Belhotel Segara masing-masing memperoleh penghargaan Emas dan Perak.

"Kami sangat antusias dalam melindungi budaya Bali yang beraneka ragam, tidak hanya karena ini merupakan daya tarik utama dalam pariwisata, tetapi juga sebagai warisan budaya tim kami. Tri Hita Kirana mengingatkan kami untuk memperhatikan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia degan sesama manusia, manusia dengan alam keseimbangan yang dituangkan pada pengalaman yang lebih bermakna di semua resor kita," kata Christopher MacLean.

Penghargaan tahunan tersebut diberikan kepada sejumlah Institusi Pemerintahan, Universitas, Sekolah, Hotel Berbintang -3,-4, dan-5, atas komitmen mereka untuk melestarikan budaya lokal Bali. Setiap lembaga harus menjalani penilaian ketat yang dilakukan oleh tim ahli di masing-masing kategori. Penilaian tersebut dilakukan pada Oktober 2017, dan para pemenang diumumkan pada tanggal 25 November 2017.

Upacara penghargaan akan di adakan di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar pada tanggal 25 November 2017, dan akan dihadiri oleh sekitar 150 tamu industri perhotelan setiap tahunnya.

"Dalam banyak hal, Tri Hita Karana mencerminkan filosofi yang kami yakini sebagai hotel grup. Tidak hanya di Bali tapi juga di 17 negara dimana hotel-hotel kami beroperasi. Semangat Passion and ProfessionalismTM kami berarti bahwa kita menghormati budaya, masyarakat, dan keberlangsungan setempat," kata Gavin M. Faull, Chairman and President Swiss-Belhotel International.(arn)