JAKARTA - Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu pimpin Rapim Kemhan 2018. Bertempat di Kantor Kemhan, Jakarta Kamis (11/1/2018).

Dengan mengusung tema" memperkuat Sinergitas Kelembagaan Guna Mendukung Postur Pertahanan Yang Tangguh Melalui Profesionalisme TNI, Pembangunan Industri Pertahanan, Serta Kekuatan Rakyat Yang Memiliki Semangat Bela Negara," Kemhan terus berupaya untuk membangun pertahanan negara yang tangguh, guna menghadapi tantangan di masa mendatang yang semakin berat dan komplek.

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu mengatakan, kebijakan Penyelenggaraan Pertahanan Negara (Hanneg) Tahun 2018 masih menjadi acuan dan pedoman bagi kementerian dan instansi terkait, dalam menjabarkan penyelenggaraan pertahanan negara sesuai tugas dan fungsinya.

"Pertahanan negara yang kuat harus ditopang oleh, kebijakan pertahanan negara yang tepat sebagai pedoman dan arah pembangunan pertahanan negara," ujar Menhan.

Menhan Ryamizard Ryacudu berharap, Rapim 2018 menjadi momentum penting dalam mensinkronosasikan dan mengkongkritkan langkah-langkah penyelenggaraan pertahanan negara, serta semakin memacu semangat dan sinergitas Kemhan dan TNI beserta semua komponen bangsa lainnya, dalam penyelenggaraan pertahanan negara," ungkapnya

Dalam kesempatan Rapim Kemhan 2018 ini juga disampaikan Refleksi 2017 dan Proyeksi 2018 Kemhan oleh Sekjen Kemhan, dan penyampaian Refleksi 2017 dan Proyeksi 2018 TNI, oleh Panglima TNI.

Turut hadir dalam acara Rapim Kemhan 2018, para Kepala Staf Angkatan, Sekjen Kemhan, Irjen Kemhan, Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemhan serta sejumlah pejabat dari Mabes TNI, Mabes Angkatan dan Komite Kebijakan Industri Pertahanan, dan pejabat perwakilan dari kementetian terkait.(arn)