JAKARTA - Perkembangan ibadah umroh selama ini masih banyak kejadian-kejadian yang tidak senang didengar seperti kejanggalan dan kasus yang akhirnya masuk ke ranah hukum.

Untuk itu sebagai bentuk kepedulian tersebut Mubarok Foundation mengajak para Owner penyelenggara ibadah Umroh, untuk bersama-sama mensosialisasikan cara umroh yang aman dan nyaman, dengan menggelar Lounching Meeting 2018 yang diikuti oleh Pelaku Bisnis Umrah dan Calon Jamaah Umroh. Bertempat di Hotel Whiz Jakarta Kamis (11/1/2018).

Direktur Excekutive Mubarok Fondation Ustadz Fadil Azhari SH.MH.,mengatakan sosialisasi ini tidak hanya sampai disini saja, kita akan sosialisasikan ke 24 kota-kota besar dan beberapa kota lain selain kota besar yang ada di Indonesia," ujarnya

Menurutnya, Mubarok Foundation betul-betul mempersiapkan segala sesuatunya baik akomodasi, maupun transportasi. Makanya kami disini bekerjasama dengan Al Buroq United, dan Lion Air, sehingga kita betul betul nenyiapkan penginapan disana yang sudah direncanakan dengan matang," jelasnya.

Fadil juga menekankan kepada para penyelenggara ibadah umroh agar tidak serampangan dalam managemennya. Penyelenggara umroh harus resmi, harus menyiapkan sesuatu yang bagus, sehingga jamaah umroh itu merasa nyaman, aman, dalam beribadah," tegasnya.

Saat ini lanjutnya banyak slogan-slogan yang berkaitan dengan ibadah umroh, namun dikemudian hari jamaah dirugikan dengan penipuan, dan tidak betangkat. Hal ini bukan hanya jamaah yang dirugikan melainkan keluarga juga ikut dirugikan, selain itu kerugian juga bukan hanya sekedar materi tapi juga moril,"bebernya.

Fadil berharap dengan sosialisasi ini, Mubarok Foundation dan para penyelenggara ibadah Umroh dikemudian hari tidak ada lagi kasus kasus yang merugikan pada jamaah," harapnya

Dalam kesempatan yang sama, Muhamad Riza Pahlevi selaku Hold Seler Umroh Lion Air memberikan apresiasi kepada Mubarok Foundation, yang telah memberikan sosialisasi keberbagai kota besar di Indonesia tentang bagaimana caranya ber-umroh dengan baik.

"Kita akan berkomunikasi dengan yayasan untuk mensosialisasikan masalah umroh ini. Lion siap untuk membantu yang terbaik untuk umat islam di Indonesia," tambahnya.

Lion telah mempersiapkan di 14 provinsi kota-kota besar di I donesia, untuk penerbangan direk langsung ke madinah dan kejedah," ujarnya.

Lion juga mempunyai kapasitas 200 ribu sheet dalam satu tahun yang disiapkan untuk penyelenggaraan umroh di Indonesia.

Direktur Travel Al- Isya britama, Alisya Fiane juga menambahkan bagaimana cara memberikan solusi kepada para jamaah tentang masalah masalah yang dihadapi saat ini.

"Dengan berkolaborasi bersama Mubarok Foundation, yang didukung oleh Lion Air dan Al-Buroq United dari Arab Saudi, dapat mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terlantar dan sebagainya ketika kita menjalankan ibadah umroh," jelasnya.

"Mubarok Foundation mempunyai relasi yang langsung dengan company dan bukan perorangan atau pribadi, Ini menjadi suatu pembelajaran buat kita,bagaimana bisa berakumulasi, dengan apa yang menjadi keluhan dari umat, dan juga keluhan dari jamaah umroh dan calon jamaah.

Alisya berharap untuk kejadian kejadian seperti ini, sebagai negara yang paling banyak umat muslimnya otomatis pemerintah juga harus ikut serta dalam hal ini," pungkasnya.(arn)