JAKARTA - Perum Bulog memastikan stok kebutuhan pokok nasional selain beras seperti minyak goreng, daging dan gula aman. Bahkan pihak Perum Bulog akan terus menjamin pasokan dan stok terjaga hingga Lebaran mendatang.
Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti, mengatakan pola konsumsi masyarakat di Indonesia naik turun. Hal itu berdampak pada jumlah penyediaan stok komoditas pangan oleh pemerintah.

Untuk stok gula pasir, Djarot menyebutkan saat ini yang masih tersedia di gudang Bulog sekitar 350.000 ton. Sedangkan stok daging sapi per hari ini (Selasa, 27/2) sebanyak 12.000 ton. Sedangkan cadangan minyak goreng sebanyak 2 juta liter.
Dengan besarnya jumlah stok, Djarot berharap masyarakat tidak perlu panik dan terbawa isu yang membuat pola pembelian meningkat. Hal itu justru akan mendorong terjadinya kelangkaan di pasar. Yang pasti apabila mendekati momen tertentu seperti Natal, Tahun Baru, dan Lebaran, Bulog akan menambah kapasitas cadangannya menjadi dua kali lipat untuk menjaga pasokan ke pasar sehingga harga tetap stabil.
"Tentu ini dijaga terus dan diuji lapangan, jangan sampai barang pada saat Lebaran kurang, kita akan lihat berapa pengeluaran rutin bulanannya menjelang puasa atau hari besar," kata Djarot, dilansir dari Ipotnews, di Pendopo Kantor Bupati Indramayu, Selasa (27/2).

Dia menjelaskan bahwa untuk menunjang pasokan komoditas pangan dan menjaga stok di gudang Bulog, anggaran untuk Bulog tahun 2018 ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mengamankan beras, Bulog mengalokasikan Rp15 triliun sepanjang 2018.
"Tepatnya saya tidak terlalu ingat (untuk komoditas lain), kalau dibanding tahun kemarin kebutuhan naik, yang pasti kita siapkan untuk hari-hari besar," ulasnya.(vls)