KUPANG - Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang yang dikepalai oleh Rudi Purnomo, S.Kom., M.Si. turut serta menyemarakkan suasana Festival Pangan Lokal BSL (Bose, SeI, Luat) yang dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-22 Kota Kupang, di arena Car Free Day Jalan Eltari Kota Kupang, NTT, Sabtu (21/4/2018).

Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono, menerangkan, dalam kegiatan tersebut, SPKKL Kupang berpartisipasi dengan menyediakan 100 paket Bose, Se’I, Lu’at. Jagung Bose adalah makanan khas Kota Kupang pengganti Nasi, Se’I adalah daging sapi asap pelengkap jagung bose dan lu’at adalah sambal khas masyarakat Kota Kupang.

"Keiikutsertaan SPKKL Kupang tidak hanya untuk memeriahkan Festival BSL, namun sekaligus juga untuk mendekatkan keberadaan Bakamla RI di Kupang melalui SPKKL Kupang, kepada seluruh masyarakat Kota Kupang," jelas Mardiono.

Sementara dalam kesempatan itu, Rudi Purnomo beserta seluruh personel SPKKL Kupang secara langsung berbaur dan mengajak masyarakat Kota Kupang untuk bersama Bakamla RI menjaga keamanan laut di perairan Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan Festival Pangan BSL ini dilaksanakan dengan harapan dapat menginspirasi, membanggakan dan mengagumkan nama Kota Kupang Kota KASIH. Festival BSL diikuti oleh 147 peserta yang terdiri dari organisasi swasta dan instansi pemerintah.

Kegiatan dihadiri Deputi 6 Badan Ekonomi Kreatif RI, Asisten Perekonomian Prop NTT, Ketua DPRD Propinsi NTT, Walikota Kupang, Wakil Walikota Kupang, Kepala Bank BPD NTT, Rektor Undana Kupang, Ketua PHDI Kota Kupang, Perbankan Swasta, Kepala Bulog NTT, Kepala RRI Kupang, Kepala SPKKL Kupang, Anggota DPRD Kota Kupang, Forkopinda Propinsi NTT dan Kota Kupang, Danlantamal VII Kupang dan Danlanud Kupang, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Kupang, Camat, Lurah dan masyarakat Kota Kupang.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dr. Jefirstston Riwu Kore, SH, MM selaku Walikota Kupang ditandai dengan makan bersama Bose, SeI, Luat oleh seluruh peserta Car Free Day.

Dalam sambutannya Walikota Kupang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Festival BSL, Walikota Kupang berharap masyarakat Kota Kupang tidak saja makan nasi sebagai makanan pokok, namun bisa sesekali makan pangan lokal yaitu jagung.(arn)