BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), Ignasius Jonan mengatakan, pembangunan Jaringan Gas Kota (Jargas) bermanfaat untuk rumah tangga dengan mengurangi biaya rumah tangga sekitar Rp. 90.000 per bulan per keluarga.

"Selain daripada itu lebih praktis, bersih dan aman dibandingkan tabung LPG 3 Kg," ujar Menteri ESDM dalam Kuliah Umum dengan tema “Sinergitas Sumber Daya Energi Dalam Rangka Pemberdayaan Wilayah Pertahanan" di Gedung Auditorium Univeristas Pertahanan (Unhan) Kampus Bela Negara Kawasan IPSC Sentul, Bogor. Selasa, (24/4).

Upaya mengejar realisasi Lifting Migas, menurutnya, antara lain mendorong percepatan kegiatan eksplorasi dan penyelesaian proyek pengembangan lapangan.

Kemudian, melakukan pemeliharaan untuk meningkatkan kehandalan fasilitas produksi untuk meminimalkan unplanned shutdown. Mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menambah investasi dalam kegiatan eksploitasi seperti pemboran dan workover.

"Lalu melakukan optimalisasi stok minyak untuk di lifting, mempercepat penyelesaian masalah non-teknis seperti perizinan, lahan, dan lain-lain," tuturnya.

Dihadapan mahasiswa Unhan, terkait energi berkeadilan, menurutnya Jonan, separuh Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP) berasal dari Sektor ESDM.

"Sektor ESDM Mempunyai Peran penting Bagi pertumbuhan Ekonomi nasional," kata Jonan.

Target dan realisasi investasi sektor ESDM, pemerintah terus fokus pada penghapusan peraturan dan perizinan yang menghambat investasi, fasilitasi investasi, mempercepat pengambilan keputusan strategis.

Tantangan harga komoditi global mitigasi dengan policy action yang tepat, yaitu melindungi daya beli rakyat dengan harga BBM dan Listrik tidak naik, saat harga energy global tinggi.

"Perizinan dan regulasi yang menghambat investasi terus dipangkas dengan menyesuaikan arahan Presiden RI, dilakukan pemangkasan perizinan dan birokrasi untuk menciptakan iklim investasment friendly, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja," pungkas Jonan.

Kuliah umum yang dibuka langsung oleh Rektor Unhan, Letjen TNI Dr. Yoedhi Swastanto, M.B.A., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri ESDM yang bersedia menyempatkan waktunya untuk memberikan materi kuliah umum untuk para mahasiswa Unhan.

Rektor Unhan mengatakan, kuliah umum kali ini adalah kesempatan bagi seluruh mahasiswa Unhan untuk dapat menambah wawasan.

Disamping itu sebagai tempat untuk saling bertukar pikiran dan berdiskusi langsung dengan Menteri ESDM yang mumpuni dibidangnya.

Rektor Unhan mengharapkan agar para mahasiswa dapat menyimak materi yang disampaikan oleh Menteri ESDM.

Sebelum kuliah umum di tutup, oleh Rektor Unhan dibuka sesi tanya jawab antara mahasiswa Unhan kepada Menteri ESDM. Serta dilakukan penyerahan cindera mata kepada Menteri ESDM

Kuliah Umum ini tidak hanya diikuti mahasiswa Unhan tetapi juga dihadiri pejabat Eselon I, II, III Unhan serta seluruh Dosen di lingkungan Unhan.(arn)