JAKARTA - Kecemasan pasar akibat ketidakpastian sentimen eksternal berkenaan dengan perang dagang membuat Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi melemah 1,83 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.781,47 poin, sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 1,12 poin (0,12 persen) menjadi 917,76.

"Amerika Serikat dan Tiongkok melakukan pertemuan untuk menghindari perang dagang, namun sebagian investor meragukan adanya kesepakatan masalah perdagangan," kata Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Senin

Ia menambahkan bahwa kemajuan pembicaraan antara Korea Utara dan Amerika Serikat juga masih menyisakan ketidakpastian, karenanya sampai ada sinyal positif yang lebih pasti dari eksternal, investor akan berspekulasi dan pasar masih bergejolak.

Di sisi lain, dia menjelaskan, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga masih membayangi pergerakan IHSG.

"Meski rupiah masih bergejolak, tetapi pemerintah menyatakan kinerja ekonomi tidak akan terganggu. Diharapkan menjaga pergerakan IHSG," katanya.

Di tingkat regional, indeks Nikkei naik 79,78 poin (0,35 persen) ke 23.010,14 poin; indeks Hang Seng menguat 323,51 poin (1,04 persen) ke 31.371,43 poin dan Straits Times menguat 34,75 poin (0,98 persen) ke posisi 3.564,02 poin.(vls)