JAKARTA - Pengawasan dan pemeriksaan inspektorat jenderal/perbendaharaan TNI Angkatan Udara, merupakan kegiatan rutin yang secara periodik setiap tahunnya. kegiatan ini bertujuan mendeteksi sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan serta penurunan kinerja organisasi, guna menjamin kesesuaian perencanaan program kerja.
Hal tersebut diatas disampaikan Komandan Kodiklatau Marsda TNI Chairil Anwar pada saat membuka acara Taklimat Awal Itjenau, diruang rapat Suryadharma, di Makodiklatau, Halim PK, Jakarta Timur. Senin (21/05).

Pengawasan dan pemeriksaan lebih pada fungsi menajemen untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program kerja dilaksanakan, apakah terjadi penyimpangan terhadap peraturan yang berlaku atau tidak, sehingga tim wasrik sesuai batas kewenangan dapat memberi masukan serta saran guna perbaikan," lanjut Dankodiklatau.

Dankodikatau mengharapkan dapat melaksanakan koordinasi dengan baik, sehingga kegiatan pengawasan dan pemeriksaan dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya. jadikan kegiatan ini sebagai sarana komunikasi dua arah untuk dapat saling terbuka dan jujur, sehingga seluruh data yang ditemukan di lapangan benar-benar berguna dalam upaya perbaikan serta kemajuan organisasi kodiklatau baik dimasa kini terlebih lagi masa mendatang.

Para komandan yang menjadi objek wasrik, saya meminta agar dalam pelaksanaan tugas, dapat membantu tim wasrik, berikan data-data yang dibutuhkan disertai keterbukaan sehingga dapat memberikan saran masukan yang positif apabila terdapat kesalahanprosedur dilapangan, Tegas Dankodiklatau.

Sementara Irjenau Marsda TNI Yadi I. Sutananandika MSS,. Mengatakan bahwa kegiatan Wasrik Irjenau lebih mengarah kepada pembinaan, sehingga apabila memang telah terjadi kesalahan, maka Tim berusaha untuk memberikan solusi kearah yang benar sesuai ketentuan.

Kuasai & pahami betul aturan-aturan yg menjadi dasar dalam pelaksanaan tugas, dengan cara meningkatkan kemampuan dalam bidang yang menjadi tugas & tanggung-jawabnya serta tingkatkan kegiatan pengendalian intern untuk mencegah penyimpangan, mencegah penyalah gunaan wewenang/jabatan & mencegah pemborosan. Tambah Irjenau.

Minimalisir penyimpangan yang berpotensi menjadi temuan eksternal audit baik dari Itjen TNI, Itjen Kemhan maupun BPK RI dengan cara mematuhi kegiatan/program yg menggunakan mata anggaran terhadap prosedur yg berlaku. Harap Itjenau.(arn)