SUMATERA UTARA - Pesawat Hercules TNI AU angkut Tim SAR gabungan menuju Bandara Silangit untuk membantu pencarian korban Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam pada Senin kemarin (18/6), di Perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

Tim SAR Gabungan dilepas langsung oleh Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung didampingi Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI M. Tonny Harjono, S.E. di Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa (19/6).

Kepada Tim SAR Gabungan, Asops Panglima TNI menekankan untuk hati-hati dalam melaksanakan misi pencarian. “Ini adalah misi kemanusiaan, perhatikan keselamatan diri pribadi, dan hati-hati karena cuaca dapat berubah sewaktu-swaktu”, ujarnya.

Sementara Komandan Lanud Halim Perdanakusuma menjelaskan, “Pada misi ini, TNI AU mengerahkan satu pesawat C-130 Hercules A-1323, yang akan diterbangkan langsung oleh Komandan Skadron Udara 31 lanud halim Perdanakusuma Letkol Pnb Beny Aprianto menuju Bandara Silangit, Tapanuli Utara”.

“Pesawat mengangkut 27 personel dan peralatan khusus seberat 1 ton yang akan digunakan dalam pelaksanaan misi SAR nanti”, tambahnya.

Sedangkan Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Brigjen Mar Bambang Suryo, selaku ketua Tim SAR Gabungan, sebelumnya menjelaskan, “Tim evakuasi yang akan bergerak terdiri dari 17 personel dari Basarnas dan 10 personel dari Batalyon Intai Amfibi 2 Korps Marinir, Marunda, Jakarta Utara”.

“Masing-masing tim membawa perlengkapan berupa alat khusus untuk melaksanakan SAR didaerah perairan, diantaranya perahu karet dan alat selam,” pungkasnya.