NUNUKAN – Berjibaku dengan medan yang sulit sudah biasa bagi anggota TNI, tak terkecuali saat pelaksanaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 102 Wiltas dikabupaten Nunukan, demi mewujudkan wilayah perbatasan yang lebih maju, medan ynag sulit serta waktu yang cukup lama menuju sasaran TMMD tak surutkan semangat para anggota TNI, dengan dukungan masyarakat setempat, TMMD pastinya dapat berjalan sesuai harapan.

Staf Penerangan Kodim 0911/Nunukan, Sertu Hendy menerangan, "Semakin cepatnya pembangunan di wilayah perbatasan akan berdampak pada perekonomian warga yang makin meninggkat, serta tarap hidup yang juga akan ikut meninggkat pula, wilayah perbatasan selama ini terkendala dengan akses jalan dan trasportasi, sehingga menghambat percepatan pembangun wilayah perbatasan, khususnya kabupaten Nunukan.

Akses jalan yang kurang memadai berdampak pada mahalnya biaya transportasi dan harga barang, dengan masuknya TMMD ke desa - desa diwilayah perbatasan kabupaten Nunukan, diharapkan bisa memberikan sedikit bantuan pada warga perbatasan, biaya hidup di wilayah Nunukan tergolong sangat tinggi berbanding terbalik dengan pendapatan masyarakat yang masih rendah, perhatian lebih dari Pemda, Pemprov maupun pemerintah pusat sangat diharapkan oleh warga perbatasan,"
terangnya. (red)