Sebanyak 4555 Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari seluruh Indonesia menghadiri pengarahan Presiden RI Joko Widodo yang berlangsung di Hanggar KFX/IFX, PT Dirgantara Indonesia, Komplek Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/7/2018).

Sebagai Panglima tertinggi TNI, Presiden mengapresiasi kinerja Babinsa dalam pelaksanaan pilkada serentak yang berjalan dengan aman dan tertib di 171 daerah.

Dalam sambutannya, Presiden menghaturkan terima kasih kepada semua jajaran TNI. Pasalnya, salah satu suksesnya Pilkada serentak 2018 kemarin, tak lepas dari andil TNI juga yang bahu-membahu bersama Polri dan pihak lainnya.

"Pilkada bisa berjalan dengan lancar, dengan aman, dengan damai, karena ini berkat kerja keras saudara-saudara semuanya," ucapnya.

Lebih lanjut Presiden meminta kemampuan Babinsa agar terus ditingkatkan seperti kemampuan territorial yang harus terus diperbaiki dan hal lainnya yakni kemampuan temu cepat, lapor cepat, manajemen dan kemampuan penguasaan wilayah secara detail.

Terkait paham terorisme dan radikalisme yang berkembang hampir di semua daerah, Presiden pun berpesan agar Babinsa bisa memahami penyimpangan ideologi ini agar tidak berkembang di negara Indonesia. Hal tersebut menyebabkan keresahan di masyarakat dan ancaman itu, saat ini tidak hanya fisik tapi juga ideologi.

Jokowi juga memberi perhatian yang sangat besar pada peningkatan profesionalisme dan terutama yang berkaitan kesejahteraan Babinsa. Setiap melakukan kunjungan ke daerah, dirinya kerap menerima keluhan perihal tunjangan kinerja. Untuk itu, dirinya sudah memerintahkan Menteri Keuangan untuk meningkatkan tunjangan Babinsa.

"Setahun yang lalu saya sudah perintahkan kepada Menteri Keuangan untuk disiapkan anggaran bagi peningkatan tunjangan kinerja Babinsa," ucapnya.

Saat ditanyakan langsung kepada para Babinsa apakah tunjangan kinerja tersebut sudah diterima atau belum, para Babinsa serentak menjawab "Sudah!"

Adapun besaran tunjangan kinerja yang kini didapat Babinsa sebesar Rp 1,2 juta, dari sebelumnya hanya Rp 440 ribu perbulan.

Presiden menjelaskan, alasan pihaknya menaikan tunjangan kinerja bagi Babinsa ini karena Babinsa adalah salah satu garda terdepan untuk menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa di tingkat desa.

"Babinsa berada di posisi barisan paling depan dalam menjaga keamanan, dalam menjaga kedaulatan, dan ikut menjaga ketertiban yang ada di desa-desa," jelasnya.

Presiden juga mengapresiasi netralitas yang ditunjukkan oleh para Babinsa serta anggota TNI dan Polri diharapkan dapat menghadirkan keamanan dan situasi kondusif di tengah masyarakat. Dengan itu masyarakat pun akan semakin percaya bahwa TNI dan Polri benar-benar menjalankan tugasnya secara profesional.

"Karena sekarang ini kepercayaan publik, rakyat, dan masyarakat terhadap TNI itu berada pada posisi yang paling tinggi. Jangan sampai dirusak oleh tindakan-tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat ”pungkas Presiden seraya mengucapkan selamat bertugas kepada para Babinsa.(arn)