BISNISREVIEW.COM, CILANGKAP -- Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya (Marsdya) TNI Wieko Syofyan, sangat mengapresiasi kinerja seluruh prajurit dan PNS TNI AU yang telah menunjukkan profesionalismenya.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja prajurit dan PNS TNI AU karena telah mampu mewujudkan zero accident TNI AU pada tahun 2018. Saya berharap, di tahun 2019 dapat dipertahankan serta ditingkatkan,” kata Wakasau.

Hal tersebut disampaikan Wakasau dalam sambutannya saat memimpin apel khusus di lapangan Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/2/2019).

Apel khusus dihadiri para pejabat Mabesau, antara lain Irjenau Marsda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika, Koorsahli Kasau Marsda TNI Dr. Umar Sugeng Hariyono, para Asisten Kasau, serta para perwira tinggi (Pati) TNI AU, perwira menegah (Pamen), perwira pertama (Pama), bintara, tamtama, dan PNS Mabesau.

Di hadapan ratusan peserta apel khusus, Wakasau meminta agar di tahun 2019 seluruh jajaran TNI AU fokus pada program pembinaan dan pengembangan personel TNI AU. Selain itu metode evaluasi pada proses rekrutmen prajurit juga penting dilakukan, agar ke depannya tidak menjadi permasalahan bagi prajurit-prajurit yang sedang melaksanakan pendidikan di berbagai lembaga pendidikan TNI AU.

"Saya tegaskan evaluasi tidak hanya sebatas pada proses perekrutan, namun perhatikan juga prajurit yang mempunyai catatan-catatan dalam hal kesehatan,” tegas Wakasau.

Wakasau menambahkan, pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU tahun 2019 yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, pimpinan TNI AU juga telah menegaskan tentang rencana kegiatan ke depan lebih fokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Dari 332 peserta Rapim TNI AU kemarin, terdapat empat prajurit Wanita Angkatan Udara (Wara) yang sedang menjabat sebagai komandan satuan. Hal ini tentu merupakan kesempatan kepada semua personel Wara untuk dapat berperan aktif dalam berkarier sehingga kelak dapat menduduki jabatan strategis di lingkungan TNI AU,” tutup Wakasau.(red)