BISNISREVIEW.JAKARTA -- Seratus dua puluh empat calon Bintara mengikuti tes samapta, Rabu (10/7) dalam rangka seleksi penerimaan Bintara Tahun 2019 di lapangan olahraga Lanud Atang Sendjaja, dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan Jasmani Lanud Atang Sendjaja Letkol Kes Petrus Subiyantoro.  







"Calon Bintara TNI AU TA 2019 mengikuti tes kesamaptaan  Jasmani yang meliputi beberapa aspek yaitu : tes kesegaran jasmani A dan B. Tes kesegaran jasmani A bertujuan untuk mengetahui kemampuan aerobik seseorang dg materi tes lari selama 12 menit, setelah itu diberikan istirahat sekitar 10 menit dilanjutkan dengan tes kesegaran jasmani B untuk mengetahui kemampuan kekuatan dan daya tahan otot terdiri dari (B1) pull up, ( B2) sit up, dan (B3)push up dengan masing-masing dilaksanakan dalam waktu satu menit, serta B4  shuttle run (lari membentuk  angka 8 dg jarak 10 meter sebanyak 3 kali putaran ) bertujuan untuk mengukur koordinasi dan kelincahan", ujar Letkol Kes Petrus.  







"Selanjutnya, sebagai satu rangkaian sepeksi kesamaptaan jasmani, para casis  akan mengikuti tes ketangkasan berenang menempuh jarak 25 meter, dan yang terakhir adalah tes postur yang bertujuan mendapatkan prajurit TNI Angkatan Udara yang memiliki postur tegap,  yang akan mendukung penampilan yang gagah dan berwibawa”, ungkap Letkol Kes Petrus Subiyantoro.







"Diharapkan dengan seleksi kesamaptaan jasmani ini, akan terpilih calon Bintara yang memenuhi standart kesamaptaan jasmaninya untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Udara yang tanggap, tanggon, dan Trengginas", pungkasnya.







Sementara pada tempat terpisah, Kadispers Lanud Atang Sendjaja, Letkol Pnb Sigit Gatotprasetyo ketika dikonfirmasi terkait minat generasi muda untuk bergabung di TNI Angkatan Udara, disampaikan oleh Kadispers Lanud Ats bahwa cukup tinggi minat tersebut.







"Dari tahun ke tahun generasi muda yang mendaftar terus meningkat, ini menunjukkan bahwa minat generasi muda untuk bergabung di TNI Angkatan Udara cukup tinggi dan itu sangat membanggakan", ungkap Letkol Pnb Sigit. "Para peserta tes, lanjutnya,  datang dari berbagai  tempat dan daerah di Indonesia, sehingga kami berharap dapat terpilih calon-calon prajurit TNI Angkatan Udara yang menjadi harapan bangsa dan negara Indonesia tercinta ini".