Laju IHSG Tercatat Kembali Melemah

Market & Bursa 22 Agustus 2019 | 16:11:30: WIB


BISNISREVIEW.COM -- Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tercatat kembali melemah pada akhir perdagangan sesi I, Kamis (22/8). Indeks melemah 0,50 persen menjadi 6.221 dari sesi pembukaan yang menguat di level 6.257. Sebanyak 135 emiten tercatat menguat, 215 emiten melemah dan 159 emiten stagnan.



Melemahnya IHSG dipicu oleh aksi jual investor asing yang mencapai Rp282,85 miliar dan volume penjualan nett sebanyak 455.909 lot.



Seluruh sektor tercatat melemah yang dipimpin oleh sektor aneka industri melemah 0,99 persen menjadi 1.130.



Dilanjutkan sektor perdagangan yang melemah 0,34 persen menjadi 787, properti melemah 0,34 persen menjadi 503, industri dasar melemah 0,27 persen menjadi 837, keuangan melemah 0,59 persen menjadi 1.241, sektor infrastruktur dengan catatan pelemahan sebesar 0,92 persen menjadi 1.213.



Sementara sektor perkebunan melemah 0,39 persen menjadi 1.347, sektor manufaktur melemah 0,37 persen menjadi 1.496, sektor tambang melemah 0,30 persen menjadi 1.589 dan sektor konsumer terkoreksi 0,27 persen menjadi 2.395. Untuk nilai tukar rupiah tercatat menguat 0,04 persen atau 5 poin menjadi Rp14.245 per USD.



Dari indeks Kompas100, emiten yang menjadi top gainer adalah SMBR

(3,75 persen), KLBF (3,49 persen), TBIG (2,76 persen), EXCL (2,45 persen), dan KREN (1,87 persen).



Sedangkan deretan emiten yang stagnan nilai sahamnya adalah MEDC

BUMI, PTBA, SSMS, BHIT



Kemudian emiten yang melemah paling dalam yaitu SMSM

(-4,64 persen), RALS (-4,60 persen), ERAA (-3,81 persen), LPPF (-3,49 persen), dan CTRA (-3,17 persen).