BISNISREVIEW.COM-WASHINGTON - Karena saham Amerika Serikat (AS) semakin rendah menyusul tarif yang ketat yang dikenakan oleh Washington dan Beijing, Presiden AS Donald Trump memperingatkan China pada hari Selasa (3/9/2019) bahwa kesepakatan perdagangan dengan AS akan lebih sulit jika ia terpilih kembali.







Meski pejabat AS dan China dilaporkan berjuang untuk menyetujui jadwal pertemuan yang direncanakan bulan ini, Trump bersikeras "kami melakukan dengan sangat baik dalam negosiasi kami dengan China."







Orang nomor satu Amerika Serikat ini menuturkan bahwa syarat-syarat kesepakatan akan mendapatkan "BANYAK KESULITAN!" Jika ia memenangkan pemilihan ulang tahun depan. Dia berpendapat Cina akan lebih suka berurusan dengan presiden Demokrat, dan mengatakan ekonominya akan memburuk jika menunggu sampai pemilihan untuk kesepakatan dengan AS seperti mengutip marketwatch.com.







Saham AS mulai September dengan kerugian setelah penerapan tarif baru dan data manufaktur yang lemah. DowIA Industrial Average DJIA, -1,08% ditutup lebih dari 280 poin lebih rendah setelah tarif pakaian US$112 miliar dan impor lainnya dari Cina mulai berlaku pada hari Minggu. China membalas dengan pungutannya sendiri. Indeks S&P 500 SPX, -0,69% kehilangan 20 poin dan Nasdaq COMP, -1,11% turun 89 poin. (Adm)