Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta TNI untuk beradaptasi dengan pesatnya kemajuan teknologi.







Karena itu, Jokowi meminta TNI mengadopsi kemajuan teknologi tersebut dalam pengembangan alat utama sistem pertahanan (alutsista).







"Sebagai Panglima Tertinggi TNI, saya perintahkan agar prajurit TNI di masa depan harus memiliki kemampuan adopsi dan adaptasi teknologi baru serta menjunjung tinggi kemandirian strategis alutsista produk dalam negeri".







Demikian disampaikan oleh Jokowi saat memimpin upacara peringatan HUT TNI ke-74 di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (5/10/2019).







Presiden Republik Indonesia Joko Widodo juga meminta TNI untuk tidak terjebak dalam ego matra pada usianya yang ke-74.







Presiden meminta prajurit TNI bisa bersinergi dengan lembaga negara lainnya untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.







"TNI harus mampu bersinergi dengan kementerian dan lembaga, seperti Polri, BNPT, BNPB, dan Bakamla," ujar kata Jokowi.







Jokowi didampingi istrinya, Iriana Joko Widodo, beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istrinya, Mufidah Jusuf Kalla.







Sementara itu, Presiden Joko Widodo juga menjanjikan kenaikan tunjangan kinerja prajurit TNI sebesar 80 persen pada 2020. "Pemerintah akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen di tahun 2020", ujar Jokowi dalam pidatonya.







Selain itu, presiden menyatakan, pemerintah terus mengupayakan kredit perumahan untuk prajurut TNI hingga 30 tahun.







Dengan demikian, hal tersebut akan sangat membantu prajurit TNI dalam memiliki hunian.







Jokowi menyampaikan, pemerintah juga menaikkan anggaran pertahanan dari Rp 121 triliun menjadi Rp 131 triliun pada 2020.







"Alokasi anggaran pertahanan tahun 2019 sebesar Rp 121 triliun akan dinaikkan menjadi lebih dari Rp 131 triliun di tahun 2020," ujar Jokowi.







"Pemerintah juga mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit hingga jangka waktu 30 tahun. Selain itu, pemerintah akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen di tahun 2020," kata dia. 







Bertindak sebagai Komandan Upacara, Kolonel Marinir Rudy Sulistyanto yang merupakan Asops Dankormar 







Parade ini berkekuatan 6.806 personel dengan Pesawat udara berjumlah 157 unit yang berasal dari tiga matra.







Susunan alusista parade terdiri dari radar surveillance 2 unit, Turangga 2 unit, Oerlicon 2 unit, RM 70 Grad 2 unit, MRLS 4 unit, Serpa 2 unit, MPCP Mistral 2 unit, Caesar 4 unit, Atlas Mistral 2 unit, Astros 4 unit, Anoa 8 unit, Boeing 737 2 unit, CN 235 2 unit, F-16 2 unit.







Kekuatan pasukan defile dan alusista terdiri dari Defile POM TNI (48 personel 24 alusista), Defile Matra Darat (1.172 personel 415 alusista), Defile Matra Laut (522 personel, 116 alusista), Defile Matra Udara (259 personel, 58 alusista). Defile Dipimpin oleh Kolonel Infranteri Sachono.







Demonstrasi keterampilan terdiri dari prajurit kolone senapan, bela diri militer, tari perang garuda, terjun payung, demo udara (fly pass, BTU, tempur udara dan composite strike, jupiter aerobatic, serta boms burst). (Chy)