Keterangan gambar :Panglima Kohanudnas Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, S.E. selaku Direktur Latihan Hanudnas Tutuka 2019 saat membuka Latihan Hanudnas Tutuka tahun 2019 melalui video conference di ruang Yudha Popunas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (14/10) dengan seluruh jajaran Kosekhanudnas I, II, III, IV dan unsur-unsur Hanud yang terlibat latihan. 






Bisnisreview.com -- Panglima Kohanudnas Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, S.E. selaku Dirlat” secara resmi membuka Latihan Hanudnas Tutuka” tahun 2019 melalui  video conference (vicon) di ruang Yudha Popunas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (14/10). 







Acara pembukaan Latihan Hanudnas Tutuka  ini dihadiri pejabat Makohanudnas seperti para asisten, Staf Ahli dan pejabat Makohanudnas lainnya.   Vicon diikuti oleh jajaran Kosekhanudnas I, II,III dan IV, unsur-unsur hanud lainnya yang terlibat latihan. 


         


Dalam sambutanya Panglima Kohanudnas menyampaikan,”Latihan Hanudnas Tutuka merupakan latihan puncak tingkat Komando Utama Kohanudnas dalam upaya menguji kemampuan operasi pertahanan wilayah udara nasional beserta unsur-unsur Pertahanan wilayah udara nasional beserta unsur-unsur pertahanan udara dan unsur kewilayahan dalam pelaksanaan tugasnya,” tegasnya. 







Lebih lanjut dikatakan,”Setelah latihan akan terwujud konsep strategis untuk melakukan penangkalan yang dapat memberikan efek tangkal terhadap niat lawan yang akan melakukan penyerangan, juga terwujudnya konsep strategis penindakan, jika lawan memaksakan untuk melakukan serangan, baik secara terbatas maupun konvensional ke wilayah udara nasional, ,” jelas Pangkohanudnas.


          


Dalam Latihan Hanudnas Tutuka Tahun 2019 ini melibatkan beberapa unsur seperti: pesawat Tempur Hawk 109 dari Skadron Udara I Lanud Supadio, F-16 dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Sukhoi SU 27/30 dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin, EMB 314 Super Tucano dari Skadron 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Boeing AI 7301 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, KRI Sampari 628, Den Arhanud Rudal 004 (Dumai) dengan sasaran latihan Refainery unit II PT. Pertamina Dumai.(red)