Bisnisreview.com -- Kementerian Koperasi dan UKM terus melakukan sosialosasi kepada masyarakat untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak dari investasi bodong berkedok koperasi.







Bahkan pada 10 Oktober 2019 kemarin, Kementerian ini menerbitkan surat edaran kepada seluruh dinas koperasi dan UKM untuk aktif melakukan upaya-upaya pencegahan agar masyarakat berhati-hati terhadap penawaran atau iming-iming pinjaman online yang mengatasnamakan koperasi.







Suparno selaku Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, surat edaran yang dikeluarkannya sebagai upaya bersama mencegah maraknya kegiatan bank gelap yang berkedok koperasi dan atau sejenisnya. 







Bank gelap tersebut melakukan modus penipuan penawaran atau iklan berupa pinjaman online dengan bunga murah.







"Kami meminta kepada masyarakat jika ada yang menawarkan pinjaman online melalui WA atau SMS yang mengatasnamakan koperasi agar tidak dipercaya," tegas Suparno, dalam siaran pers, Senin (14/10/2019).







Sementara dalam Surat Edaran (SE) No. 38/SE/Dep.6/X/2019 tersebut, pihaknya meminta agar seluruh kepala dinas yang membidangi koperasi melakukan langkah pengawasan preventif terhadap koperasi yang terindikasi melakukan kegiatan bank gelap berkedok koperasi bahkan yang melakukan praktik-praktik investasi namun bodong. 







Lebih lanjut Suparno mengemukakan Kemenkop dan UKM telah bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk melakukan penindakan apabila ditemukan praktik penipuan pinjaman online berkedok koperasi.







"Kepada pihak yang merasa dirugikan agar segera melaporkan kepada aparat berwajib disertai bukti-bukti yang cukup. Ini untuk menjaga marwah koperasi sebagai wadah ekonomi yang hidup di tengah masyarakat yang mendasarkan pada saling kerja sama dan gotong royong," tegas Suparno.







Sebelumnya, Surat Edaran serupa juga pernah dikeluarkan Deputi Bidang Pengawasan, tertanggal 13 Agustus 2019 untuk mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dengan penawaran atau iklan atau janji yang meyakinkan termasuk pinjaman online mengatasnamakan koperasi.







Penawaran iklan tersebut seringkali mengatasnamakan, antara lain KSP Artha Mulia, KSP Sejahtera Bersama, KSP Nasari, KSP Digital Alpha Indonesia, KSP Mastre Rupiah, KSP Indo Finance.







"Kami harap masyarakat selalu melakukan konfirmasi kepada kantor dinas koperasi apabila meragukan keabsahan pinjaman online yang mengatasnamakan koperasi," pungkasnya.(red)