BISNISNISREVIEW.COM – Membahas soal kondisi terkini perkembangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai dari yang rugi hingga masih menghasilkan laba. Dari 142 BUMN yang ada, hanya segelintir perusahaan pelat merah yang mendominasi pendapatan, Menteri BUMN, Erick Thohir melakukan rapat kerja (raker) perdana dengan Komisi VI DPR RI pada hari ini, Senin (9/12/2019). 


Pada pertemuan tersebut Erick Thohir mengatakan pendapatan BUMN sampai saat ini mencapai kurang lebih Rp210 triliun. Namun dari 142 BUMN yang ada, hanya segelintir perusahaan pelat merah yang mendominasi pendapatan.




"Kalau di lihat memang dari pendapatan yang bisa dihasilkan BUMN kurang lebih Rp210 triliun. Tapi 76% lebih banyak dari 15 perusahaan saja," ujar dia di Komisi VI DPR RI Jakarta, Senin (9?12/2019).


Menurut dia, 15 perusahaan ini lebih banyak fokus di BUMN Perbankan, BUMN Telekomunikasi dan PT Pertamina (Persero). "Maka itu, 142 BUMN ini tentu menjadi unik untuk manage dan atur," ungkap dia.




Dia menilai, dengan keuangan yang seperti ini perlu diantisipasi dan dicari jalan keluarnya. Pasalnya tak selamanya 15 BUMN besar tersebut bisa terus menopang pendapatan BUMN.




"Apalagi dengan tantangan dunia usaha ke depan. Kita lihat kemajuan teknologi dengan e-payment dan digitalisasi lainnya," tutur dia. (AR)