BISNISREVIEW.COM - Alami tren penurunan harga saham, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) hari ini. Hal tersebut usai terjadi penurunan harga kumulatif saham perusahaan.







Melansir keterbukaan informasi BEI, Jumat (13/12/2019), bursa memandang perlu melakukan cooling down terhadap penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham dari perusahaan yang dikenal sebagai Latinusa ini.







Saham anak usaha PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) tersebut memang terpantau mengalami tren penurunan dalam beberapa bulan terakhir.







Pada akhir perdagangan 12 Desember 2019, harga saham NIKL ditutup pada Rp302. Pada 2 Desember, harganya masih Rp655. Artinya, saham ini sudah turun sekira 54% dalam dua pekan.







Alhasil, dilakukan penghentian sementara perdagangan saham NIKL pada perdagangan 13 Desember 2019.







Penghentian sementara perdagangan tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham NIKL.







BEI juga mengimbau para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan. (AR)