BISNISREVIEW.COM, KARANGPLOSO -- Karangploso merupakan daerah strategis diantara kota Malang dan Batu. Disana terletak 3 (tiga) kesatuan TNI AD yang tidak hanya menyelenggarakan kegiatan pendidikan pembentukan prajurit Arhanud saja, melainkan juga pendidikan teknologi dan Depo Pemeliharaan Alat Utama Sistem Senjata Artileri Pertahanan Udara (Depo Alutsista Arhanud).

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Pusdik Arhanud (Danpusdik Arhanud) Kodiklatad Kolonel Arah Y.P. Girsang saat diwawancarai di kantornya, Karang Ploso, Sabtu (17/11/2018).

Menurut Girsang, yang merupakan Alumni Akmil 1993 bahwa diawal sejarahnya tiga insitusi ini merupakan sistem yang tidak terpisahkan dalam mencetak prajurit TNI AD yang profesional dan modern.

"Pusdik ini membentuk dan mengembangkan prajurit Arhanud, dari mulai Tamtama, Bintara dan Perwira, termasuk Pendidikan Pengembangan Umum (Dikbangum) tertinggi kecabangan Arhanud, yaitu Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa)-2 ", ujar Girsang.

Terkait dengan keberadaan perguruan tinggi Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) yang juga terletak dalam satu kesatrian, Girsang berharap agar keberadaanya dijadikan sebagai salah satu bagian untuk mengembangkan potensi para prajurit Arhanud yang mengawaki berbagai Alut Sista yang modern dan berteknologi tinggi.

"Kita ketahui, Alutsista Arhanud yang terbaru seperti Rudal Mistral dan Rudal Starstreak serta Radarnya merupakan teknologi terbaru. Ini tantangan bagi kita bersama, khususnya Arhanud, supaya memiliki SDM yang menguasai teknologi," terang Girsang.

"Nah itu dapat dicapai melalui Transfer of Knowledge (ToK), selain dari pabrikan penyedia sistem senjata, juga yang utama dari Poltekad. Ini sangat memungkinkan, karena menyelenggarakan pendidikan teknologi sepanjang tahun," imbuhnya.

Lebih lanjut Girsang mengungkapkan bahwa dalam menyambut alih teknologi diera digitalisasi dan otomatisasi teknologi, peran Poltekad sangat strategis dalam menyiapkan prajurit TNI AD.

"Selain itu, disini juga terdapat Dohar Sista Pussenarhanud. Mereka memiliki fasilitas memadai, baik dalam rangka pemeliharaan Alut Sista maupun dikerjasamakan sebagai workshop dengan Pusdik Arhanud maupun Poltekad," kata Girsang.

Sementara itu, di kesempatan berbeda Kepala Bidang Akademik dan Kerjasama (Kabid Dikkerma) Poltekad Kolonel Inf Lalu Habiburohim menyampaikan bahwa lembaganya mendidik sekitar 240 orang Siswa TNI AD dalam satu tahun. Adapun jurusan pendidikannya terdiri dari Elektronika Sistem Senjata (Elka Sista), Otomotif Kendaraan Ranpur (Otoranpur), dan Komunikasi MIliter (Komil).

"Secara kelembagaan, selain mendidik para siswa, kita juga telah menghasilkan berbagai varian Alutsista dengan teknologi digital, robotik dan lainnya yang secara kandungan teknologi selaras dengan teknologi kekinian. Diharapkan, kelak alumni kita mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilannya di satuan", kata Lalu.

Senada dengan yang disampaikan Danpusdik Arhanud, Dan Dohar Sista Pussenarhanud, Letkol Arh Edi Nugraha menyampaikan bahwa selain melaksanakan pemeliharaan Rudal dan Meriam, satuannya juga memberikan kesempatan bagi Siswa Poltekad dan Pusdikarhanud untuk mengasah kemampuan teknis Sista.

"Hal ini sangat mungkin, karena pada dasarnya sarana dan kemampuan personel kita bisa membantu mendukung kebutuhan mereka", pungkas Edi.(Dispenad)