Connect with us

Bisnis

IHSG Menguat Jelang Pilpres 2024, IHSG Bergerak di Rentang 7.250-7.306

IHSG Menguat

BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (13/2/2024), H-1 Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024, dan hasil quick count, berpotensi menguat.

Analis memberikan rekomendasi saham pilihan. IHSG ditutup naik 0,86% atau 62,51 poin ke level 7.297,66 pada perdagangan Senin (12/2/2024). IHSG bergerak di rentang 7.250-7.306 sepanjang perdagangan.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan jelang pesta demokrasi di dalam negeri besok, tentunya dapat menjadi sentimen kuat yang dapat mendorong kenaikan IHSG dalam jangka menengah.

Baca Juga: IHSG Menguat, Phintraco Sekuritas Merekomendasikan Beberapa Saham untuk Dicermati

Peluang koreksi minor jika terjadi masih dapat terus dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat sedangkan sentimen lain terkait rilis kinerja emiten juga akan turut menjadi faktor penunjang dari kenaikan IHSG dalam jangkah menengah,” paparnya dalam publikasi riset.

Wiliam memprediksi hari ini IHSG berpotensi menguat dalam rentang 7.145-7.307. Rekomendasi saham TLKM, EXCL, ISAT, KLBF, GGRM, ITMG, UNVR, BBCA, KAEF.

Tim riset Phintraco Sekuritas mengatakan IHSG ditutup menguat ke level 7.297,67 pada Senin (12/2/2024). Secara teknikal, terdapat pelebaran positif slope pada MACD, yang memberikan sinyal penguatan.

“Meskipun demikian, investor perlu mencermati risiko volatilitas menjelang pelaksanaan Pemilu pada Rabu (14/2),” ujar Phintraco Sekuritas dalam riset Senin, (12/2/2024).

Alhasil, IHSG diperkirakan akan melanjutkan fase konsolidasinya pada Selasa (13/2/2024) dengan rentang pergerakan di area 7.300-7.330. Level resisten IHSG diprediksi di 7.330, level pivot di 7.300 dan level support di 7.250.

Phintraco Sekuritas mengatakan, kondisi ekonomi tahun 2024 yang diproyeksikan positif, dengan data pertumbuhan PDB kuartal IV/2023 masih di atas level 5%, dan inflasi yang tetap terjaga 2% dan 1%. Menurutnya, hal ini diharapkan menjaga keyakinan konsumen tetap berada di atas level 100.

Baca Juga: Sektor Jasa AS Meningkat, Rupiah Fluktuasi, Mayoritas Mata Uang Kawasan Asia Menguat

Dengan berbagai sentimen tersebut, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham NISP, BJBR, INCO, ANTM, MDKA, PGEO dan HRUM.

Dari sentimen global, investor masih wait and see terhadap rilis data inflasi AS yang dijadwalkan pada Selasa (13/2/2024), di mana inflasi AS diperkirakan akan turun dari 3,40% pada bulan Desember 2023 menjadi 3% pada Januari 2024.

Penurunan inflasi AS dianggap sebagai sinyal positif, karena memperkuat peluang pemangkasan suku bunga acuan The Fed di Mei 2024. Saat ini, suku bunga The Fed masih ditahan di level 5,25%-5,5%. Selain itu, investor juga mengantisipasi beberapa rilis data ekonomi di wilayah Eropa, seperti di Inggris yang akan merilis data tingkat pengangguran. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis