Connect with us

Keuangan

Soal Dana Rp500 Miliar yang Dituduhkan Ahok Akirnya Terjawab Sudah

BISNISREVIEW.COM – Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membongkar borok di perusahaan minyak terbesar di Indonesia dan kebiasaan antar sesama Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Melalui YouTube POIN, Ahok menyinggung soal BUMN percetakan uang.

Ahok menyebut, Perum Peruri meminta sejumlah dana kepada Pertamina senilai Rp 500 miliar untuk proses paperless. Ia mengaku dipaksa menandatangani persetujuan secara digital yang dinilai tidak masuk akal.

Pernyataan Ahok tersebut membuat Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Uang Republik Indonesia atau Peruri Dwina Septiani Wijaya buka suara ihwal pihaknya yang dituding Ahok meminta dana sebesar Rp500 miliar kepada PT Pertamina (Persero) untuk pembuatan paperless.

“Terkait yang viral ini Pak, ya mungkin kalau secara detail terkait hal yang bersifat kontrak tentunya mungkin ini hal yang confidential, apalagi kami high security company. Jadi mungkin kami tidak banyak bicara di media karena nature dari high security company seperti itu,” ujar Dwina dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR, Selasa (28/9/2020).

Namun dalam rapat dengar pendapat itu, Dwina enggan menjelaskan secara rinci meski diminta klarifikasi oleh salah satu anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam. Dia mengatakan, apa yang diutarakan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidaklah menjadi konsumsi para awak media. Karena itu bagian dari keamanan perusahaan.

Dia bilang, klien digital pihaknya l mencapai 117 entitas. Di mana 35 di antaranya adalah perseroan pelat merah, termasuk Pertamina. Karena itu, pihaknya tidak membuat perbedaan di antara klien-klien tersebut. Di mana Peruri mendukung proses digitalisasi yang tengah dibidik sejumlah perseroan termasuk Pertamina.

“Kami hanya bisa menjelaskan bahwa terkait Pertamina ini, sama seperti apa yang kami juga sudah lakukan dengan banyak klien kami yang lain, termasuk juga BUMN bahwa kami sangat mendukung semua proses digitalisasi khususnya di BUMN dan selalu berkomitmen memberikan pelayanan dan harga yang terbaik,” kata dia.(Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Keuangan