Keamanan
Marsdya TNI M.Tonny Harjono, S.E. M.M, Resmi Jabat Pangkoopsudnas
Bisnisreview.com, Jakarta — Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S,E, M,M, C,SFA resmi melantik Marsdya TNI Mohamad Tony Harjono S.E, M.M melalui prosesi Upacara Militer di Taxi Way Echo, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (06/12/2022).
Dengan dilaksanakannya Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini maka, Marsdya TNI M.Tonny Harjono, S.E. M.M, Resmi Jabat Pangkoopsudnas menggantikan pejabat lama Marsdya TNI Andyawan Martono P., S.I.P.
Serah terima Jabatan Panglima Koopsudnas berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1122/XI/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI, tertanggal 4 November 2022.
Marsdya TNI M. Tonny Harjono, S.E. M.M merupakan lulusan AAU 1993 dengan Korps Penerbang (Tempur).
Pesawat-pesawat tempur yang pernah diterbangkan oleh Marsdya TNI M. Tonny Harjono, diantaranya Pesawat jenis Hawk MK-53, F-16 Fighting Falcon, Sukhoi 27 dan Sukhoi 30.

Selain itu salah satu misi atau penugasan yang pernah dilaksanakan Marsdya TNI M. Tonny Harjono, S.E. M.M adalah operasi pertahanan kedaulatan negara diudara yang tergabung menjadi Tim Falcon.
Marsdya TNI M. Tonny Harjono, S.E. M.M bersama penerbang F-16 lainnya yang berhasil mengidentifikasi visual dan melaksanakan upaya penegakan hukum terhadap lima buah pesawat tempur asing (Blackflight) yang terbang masuk ke wilayah udara Indonesia tanpa izin di atas langit Bawean.
Beberapa jabatan yang telah diemban selama bertugas Marsdya TNI M. Tonny Harjono, S.E. M.M pada tahun 2009 sebagai Komandan Skadron 11 Sultan Hasanudin, pada tahun 2011 sebagai Pabandya Sops Kas Koopsau II, pada tahun 2012 sebagai Komandan Lanud Yohanis Kapiau Timika, pada tahun 2013 sebagai Kadisops Lanud Hasanudin, pada tahun 2014 sebagai Komandan Wing 5 Lanud Hasanudin,
Sedangkan pada tahun yang sama Marsdya TNI M. Tonny Harjono, S.E. M.M menjabat sebagai Ajudan Presiden RI Joko Widodo. Selanjutnya pada tahun 2016 sebagai Komandan Lanud Adi Soemarmo Surakarta, pada tahun 2018 sebagai Komandan Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada tahun 2020 sebagai Sesmilpres Kemsetneg RI, pada tahun 2022 sebagai Dankodiklatau. Dan saat ini pada tahun 2022 jabat sebagai Pangkoopsudnas.
Kohanudnas sendiri telah terbentuk sejak tanggal 9 Februari 1962, pada tanggal 21 Januari 2022 Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Andika Perkasa meresmikan pergantian nama Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) menjadi Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas), dengan Moto “Labda Reswara Antarikshe”, yang berarti bahwa Koopsudnas mempunyai kekuatan dan kemampuan udara yang tangguh untuk melindungi, mengamankan, dan mempertahankan wilayah nasional.
Komando Operasi Udara Nasional (atau disingkat Koopsudnas) merupakan komando utama terpenting yang berfungsi sebagai mata telinga yang senantiasa mengawasi berbagai pergerakan pesawat udara yg melintasi seluruh wilayah udara nasional serta menindak bagi pesawat yg melanggar kedaulatan negara di udara.
Koopsudnas membawahi komando utama tempur TNI Angkatan Udara antara lain Komando Operasi Udara I, II DAN III serta Komando Pasukan Gerak Cepat. (BR/Arn)