Bisnis
IHSG Diperkirakan Menguat Menembus 7.000 Menjelang Akhir Tahun
BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bisa kembali menguat menembus 7.000 menjelang akhir tahun, meskipun pelaku pasar masih harus mewaspadai koreksi.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,3 perseb ke 6.923 pada perdagangan kemarin, Selasa (27/12/2022), masih didominasi dengan volume pembelian dan penguatannya telah menembus MA20. Sepanjang 2022, IHSG menguat 5,2 persen, menjadikan IHSG sebagai Indeks dengan kenaikan tertinggi di Asean.
Disusul Bursa Singapura di urutan kedua yang naik 4,6 persen. IHSG sebetulnya pernah menjadi bursa terbaik di Asia, tetapi kembali turun ke bawah level 7.000.
Baca Juga : https://bisnisreview.com/harga-emas-antam-naik-1-gram-dibanderol-rp-1-043-000/
IHSG bergerak di atas garis Simple Moving Average-20 yang mengonfirmasi kelanjutan pergerakan Wave (d) dalam skenario pola triangle.
“Analisis teknikal tersebut menunjukkan bahwa pada perdagangan hari ini laju IHSG akan menuju resistance terdekat berikutnya yang berada di level 7.009,” kata Ivan Rosanova, dalam riset harian Rabu (28/12/2022).
Ivan menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support di level 6.800, 6.693 dan 6.636, dan level resistance-nya berada di posisi 7.009, 7.096 dan 7.220. “Berdasarkan indikator, MACD dalam momentum bullish,” ungkapnya.
Untuk perdagangan hari ini Binaartha Sekuritas merekomendasikan saham ADRO, ASII dan INCO untuk diakumulasi pelaku pasar.
Analis MNC Sekuritas mengatakan, dengan penguatan IHSG yang cukup agresif, skenario IHSG saat ini diperkirakan sedang membentuk wave (y) dari wave [x] untuk mengarah sekaligus menguji MA60 pada rentang 6.941-7.023.
“Waspadai akan adanya koreksi IHSG dalam jangka pendek pada rentang 6.844-6.881 terlebih dahulu,” ungkap Tim Analis MNC Sekuritas, dalam riset harian, Rabu (28/12/2022).
Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas juga memperkirakan IHSG akan bergerak dengan level support di 6.854, 6.693, dan level resistance di 6.955, 7.094.
Sementara analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyebutkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diperkirakan bisa lanjut menguat menuju level resistance 7.009, setelah pada Selasa menguat signifikan sebesar 1,28 persen ke posisi 6.923.