Bisnis
Disokong Seluruh Indeks Sektoral, IHSG Menguat 0,79 Persen ke 6.694,065
BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertenaga sejak awal perdagangan hari ini. Rabu (15/3/2023) pukul 9.07 WIB, IHSG naik 52,251 poin atau 0,79% ke 6.694,065.
Penguatan IHSG ini disokong seluruh indeks sektoral. Indeks dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Perindustrian yang melonjak 1,03% di pagi ini.
Berikutnya, IDX Sektor Barang Baku, IDX Sektor Transportasi & Logistik, IDX Sektor Infrastruktur, IDX Sektor Energi dan IDX Sektor Teknologi.
Selanjutnya, IDX Sektor Keuangan, IDX Sektor Barang Konsumen Primer, IDX Sektor Kesehatan, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Premier dan IDX Sektor Properti & Real Estate.
Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:
PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)) naik 4,79%
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) naik 2,4%
PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) naik 2,14%
Top losers LQ45 pagi ini adalah:
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun 1,36%
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 0,72%
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 0,25%.
Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, berdasarkan analisa teknikal, IHSG berpotensi menguat terbatas pada Rabu (15/3/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.571 – 6.813. Siap-siap empat saham bakal melejit, salah satunya PGAS.
Pilarmas mengatakan, Tiongkok terpantau cenderung agresif dalam merealisasikan pembangkit tenaga batu baranya pada semester akhir tahun lalu di mana tercermin dari kenaikan jalur pipanya yang sebesar 45% menjadi 250 gigawatt. Padahal seluruh dunia tengah menurunkan pembangkit listrik dengan tenaga batu bara hingga 10 gigawatt di mana hal ini membuat Tiongkok berkontribusi hingga 72% terhadap proyek tersebut menurut laporan E3G London. (BR/Arum)