Connect with us

Bisnis

Dipimpin Sektor Kesehatan, Seluruh Sektor Menguat, “IHSG Meroket”

IHSG menguat

BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal perdagangan hari ini. Jumat (31/3/2023) pukul 9.03 WIB, IHSG naik 0,11% ke 6.815.

Seluruh indeks sektoral kompak menguat bersama dengan IHSG pada pagi ini. Sektor kesehatan memimpin kenaikan 0,67%. Sektor infrastruktur naik 0,33%. Sektor barang konsumsi nonprimer menguat 0,29%.

Sektor teknologi menanjak 0,29%. Sektor properti dan real estat naik 0,21%. Sektor keuangan naik 0,14%. Sektor perindustrian menguat 0,11%.

Di sisi lain, Reliance Sekuritas memprediksi IHSG menguat pada perdagangan Jumat (31/3/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.790-6.870. Tujuh saham berpotensi melejit nih!

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG diperkirakan akan berpotensi bergerak menguat yang berpotensi merespon kenaikan bursa regional. “Selain itu, para pelaku pasar masih memanfaatkan momentum rebound di IHSG,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Jumat (31/3/2023).

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menyebut IHSG masih akan retest resistance di area 6.855 untuk dapat melanjutkan rebound. “Beberapa saham yang berpotensi melejit untuk perdagangan hari ini yaitu ANTM, INTP, ACES, MPMX, NFCX, ARTO, MDKA,” tambah Reliance Sekuritas.
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) 2,38%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) 2,13%
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 1,79%
Top losers LQ45 terdiri dari:

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -2,10%
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) -0,98%
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) -0,75%

IHSG mencatat kenaikan 0,72% dalam sepekan terakhir. Sedangkan dalam sebulan, IHSG melemah 0,53% dan turun 0,61% sejak awal tahun.

IHSG di tutup di zona merah pada perdagangan kemarin meskipun sempat di buka menguat namun ditutup melemah ke level 6.809 (0,45%) setelah sebelumnya dua hari berturut ditutup menguat.

Pelemahan wajar IHSG ditengah momentum rebound dimana para pelaku pasar masih menunggu sentiment pendorong untuk IHSG sementara beberapa emiten batubara terjadi aksi taking profit. ITMG akan membagikan dividen dengan DPR 65% atau terendah sejak 2009.

Beberapa sektor yang mengalami pelemahan diantaranya sektor teknologi (1,92%), sektor energi (1,22%) dan sektor konsumen primer (0,80%). (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis