Bisnis
Ekonom: THR dan Gaji ke -13 Punya Daya Dorong ke Belanja Masyarakat Secara Agregat
BISNISREVIEW.COM – Pemerintah telah menetapkan komponen Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai negeri sipil (PNS) tahun ini. Komponen THR tersebut terdiri dari pembayaran sebesar gaji pokok atau pensiunan pokok ditambah tunjangan yang melekat.
Menurut Ekonom Nasioal, Hardi Fardiansyah, THR pegawai negeri sipil dan gaji ke-13 punya daya dorong ke belanja masyarakat secara agregat. Apalagi momentum Ramadan dan Lebaran diyakini juga akan mendongkrak konsumsi rumah tangga pada kuartal II-2023.
“Jadi momentum Lebaran tahun ini seharusnya dijadikan sebagai titik balik pemulihan ekonom. THR sebagai salah satu pendonkraki,” kata Hardi kepada bisnisreview.com, Selasa (4/4/2023).
Hardi mengatakan, momentum Lebaran juga akan mendorong peningkatan mudik masyarakat yang tadinya ditahan saat awal pandemi Covid-19 dengan kebijakan pembatasan.
“Jadi menurut saya THR pegawai negeri sipil berpotensi mendorong belanja masyarakat karena sebagian akan disalurkan ke sanak saudara di kampung,” tegas Hardi.
Lebih lanjut, pebisnis, motivator dan advokat ini menuturkan, THR bisa membuat roda ekonomi di daerah berputar lebih cepat. Dengan demikian, berdampak terhadap lapangan kerja dan bisa menurunkan angka kemiskinan juga.
“Kebijakan tersebut salah langkah dan berpotensi menurunkan konsumsi rumah tangga pada kuartal II-2023,” tutup Hardi. (BR/Arum)