Connect with us

Bisnis

IHSG Diperkirakan Konsolidasi dalam Rentang 6.820 – 6.850, Berikut Penjelasan Para Analis

IHSG Konsolidasi

BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan konsolidasi dalam rentang 6.820—6.850 pada perdagangan Rabu (5/4/2023) setelah ditutup rebound 0,09 ke level 6.833,17 pada perdagangan kemarin Selasa (4/4/2023).

Rebound lanjutan dari harga komoditas terutama oil dan coal, mendorong penguatan lanjutan mayoritas saham minyak dan batubara di Selasa (4/4/2023). Harga komoditas diperkirakan akan kembali melanjutkan penguatan di Rabu (5/4/2023).

Phintraco Sekuritas menyebutkan secara teknikal terbentuk lower shadow yang panjang pada perdagangan kemarin dan membuka peluang penguatan lanjutan.

Namun, mempertimbangkan stochastic RSI yang sudah di overbought area, penguatan IHSG berpotensi mulai terbatas. “IHSG diperkirakan akan konsolidasi dalam rentang 6.820–6.850 pada Rabu (5/4/2023),” tulis Phintraco.

Saham-saham minyak dan batu bara diperkirakan melanjutkan penguatan hari ini. Penguatan masih dipicu sentimen penguatan lanjutan harga komoditas terutama minyak, menyusul keputusan OPEC+ untuk memangkas volume produksi minyak sebesar 1,16 juta barel per hari.

Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar cenderung wait and see karena kekhawatiran potensi kenaikan inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal ini dipicu karena kenaikan harga minyak global saat ini, yang berpotensi membuat harga BBM kembali naik.

Saham Bank Berguguran IPO, Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) Kelebihan Permintaan Sebagai informasi, Inflasi turun ke 4,97 persen year-on-year (YoY) pada Maret 2023 dari 5,47 persen YoY pada Februari 2023. Adapun saham-saham pilihan Phintraco hari ini mencakup PGAS, HRUM, BBRI, MIKA, KLBF dan BSSR.

Terpisah, analis senior Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyebutkan pergerakan IHSG menjelang hari libur terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar, sedangkan peluang IHSG untuk menembus resisten level terdekat masih cukup besar.

“Namun peluang tekanan masih harus diwaspadai, saat ini iHSG masih ditopang oleh beberapa faktor di antaranya masih tercatatnya capital inflow secara year-to-date dan stabilnya perekonomian dalam negeri, sehingga peluang koreksi masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian terutama bagi investor jangka panjang,” jelasnya.

William memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak di rentang 6.731-6.847. Adapun saham-saham yang menjadi rekomendasi adalah SMGR, INDF, BBRI, JSMR, ITMG, ASII, BSDE, dan AKRA.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus secara teknikal memprediksi IHSG melemah terbatas pada rentang 6.743-6.901.

“Ruang penguatan masih tersedia, tetapi tetap hati-hati,” ucap Nico. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis