Bisnis
Terdorong Potensi Aksi Beli Investor Asing, IHSG Diprediksi Menguat
BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi menguat terdorong oleh potensi aksi beli investor asing.
Saat IHSG hari ini bisa bertahan dalam zon hijau, saham-saham yang menjadi rekomendasi adalah PWON, AALI, BBRI, BBCA, TLKM, INDF, AKRA, ASII.
Dari sentimen global, investor bakal menghadapi lonjakan volatilitas mata uang dan pelemahan pasar saham lantaran Amerika Serikat berjuang untuk mencapai kesepakatan pagu utang.
Analis Senior Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola gerak IHSG di tengah penantian rilis data perekonomian Indonesia tentang tingkat suku bunga acuan terlihat akan bergerak dalam rentang konsolidasi wajar.
“Kuatnya fundamental perekonomian Indonesia yang terlihat dari beberapa data perekonomian yang telah terlansir turut memberikan sentimen dalam pergerakan IHSG hari ini,” jelasnya dalam riset, Senin (22/5/2023).
William menegaskan, para investor asing hingga saat ini masih mencatatkan capital inflow secara year-to-date (ytd) yang masih menunjukkan minat investor terhadap pasar modal Indonesia. IHSG hari ini berpotensi menguat dalam kisaran 6.636–6.789.
Mengutip Bloomberg, Senin (22/5/2023), Ketua DPR Kevin AS McCarthy mengatakan dia dan Presiden Joe Biden akan bertemu pada Senin sore waktu setempat, dan negosiator akan melanjutkan pembicaraan utang Minggu malam.
Pemimpin Partai Republik tersebut mengatakan dia dan Biden, yang kembali dari KTT G-7 di Jepang, telah melakukan pembicaraan yang produktif. Sementara itu, Menteri Keuangan Janet Yellen mengatakan dalam acara Meet the Press pada saluran NBC bahwa AS tidak mungkin mencapai pertengahan Juni dan masih dapat membayar tagihannya.
Perdebatan pagu utang telah menjadi tontonan yang tidak diinginkan bagi investor yang sudah berurusan dengan ketidakpastian seputar keputusan kebijakan Federal Reserve berikutnya pada Juni 2023. Ahli strategi di JPMorgan Chase & Co. dan Morgan Stanley telah memperingatkan bahwa kebuntuan mengancam prospek pasar saham, sementara para trader juga melakukan swap dan opsi mata uang utama untuk melakukan lindung nilai terhadap portofolio mereka. (BR/Arum)