Connect with us

Nasional

Puan Maharani Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat Pekerja Non Esensial Berpenghasilan Harian

Ketua DPR, Puan Maharani

BISBISREVIEW.COM – Ketua DPR Puan Maharani meminta kepada pemerintah, agar terus memperhatikan masyarakat pekerja non esensial yang berpenghasilan harian. Mereka harus segera menerima bantuan sosial.

“DPR akan mengawal dan mengawasi distribusi bantuan sosial, agar tepat sasaran,” kata Puan dalam keterangannya, Senin (26/7/2021).

Dia mengaku bersyukur, PPKM Level 4 melakukan penyesuaian terhadap sektor usaha kecil. Karena para pelaku usaha bisa kembali beraktivitas, dan bergotong royong menggerakkan ekonomi rakyat.

Namun, Puan mengingatkan agar para pelaku usaha ikut bergotong royong, dalam menerapkan protokol kesehatan dan menaati aturan.

“Misalnya, kalau warung makan diizinkan buka sampai pukul 20.00 WIB, jangan sampai ada yang lewat waktu dan durasi waktu makan 20 menit. Kita sadar, hal ini paling sulit diawasi petugas. Karena itu. perlu kesadaran tinggi para pedagang, untuk taat aturan tanpa harus diawasi,” tutur Puan.

Puan juga mengingatkan pemerintah, untuk ekstra hati-hati dalam periode perpanjangan PPKM Level 4, sekaligus penyesuaian untuk sektor usaha kecil. Pasalnya, masih ada sejumlah indikator penularan yang belum menunjukkan penurunan.

“Meskipun sudah ada tren penurunan kasus, misalnya pada penambahan kasus dan positivity rate, namun indikator tersebut masih meningkat di beberapa daerah. Begitu juga angka kematian di sejumlah wilayah, masih meningkat signifikan. Karena itu pemerintah harus ekstra hati-hati,” katanya.

Dalam kondisi penyesuaian PPKM seperti saat ini, pemerintah harus lebih sigap mengambil tindakan. Terutama, jika tiba-tiba terjadi peningkatan laju penularan Covid-19.

“Kalau PPKM level 4 disesuaikan untuk sektor usaha kecil, berarti pemerintah sudah kembali menginjak gas, meski belum sepenuhnya lepas rem’,” tandas politisi PDIP ini. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional