Connect with us

Bisnis

Respons Data PDB AS, Rupiah Pimpin Penguatan di Kawasan 

Rupiah memimpin mata uang kawasan

BISNISREVIEW.COM – Kurs rupiah di pasar spot antar bank menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada awal perdagangan hari ini. Senin (2/8/2021), rupiah dibuka di level Rp 14.455 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat tipis 0,06% dibandingkan penutupan Jumat (30/7/2021) di Rp 14.463 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini berbanding terbalik dengan mata uang di kawasan.

Hingga pukul 09.00 WIB, hanya rupiah dan yen Jepang yang bertahan di zona hijau. Yen terlihat menguat tipis 0,009% terhadap dolar AS.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,30%. Diikuti, baht Thailand yang koreksi 1,7%.

Berikutnya, ringgit Malaysia tertekan 0,12% dan peso Filipina turun 0,06%. Lalu ada yuan China dan dolar Hong Kong yang terdepresiasi masing-masing 0,04% dan 0,03%.

Selanjutnya, dolar Singapura koreksi 0,02% dan dolar Taiwan melemah tipis 0,007% terhadap the greenback pada perdagangan pagi ini.

Sebelumnya, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menyampaikan meski dolar AS beranjak menguat pada Jumat, tetapi masih mendekati level terendah satu bulan karena Federal Reserve mempertahankan sikap dovish-nya dalam keputusan kebijakan terbaru.

“Data ekonomi AS yang mengecewakan juga menahan reli mata uang AS tersebut,” paparnya dalam publikasi riset, Jumat (30/7/2021).

Sementara data PDB AS pada kuartal II/2021 juga gagal memberikan dukungan kepada dolar. Meskipun PDB AS tumbuh solid 6,5 persen kuartal ke kuartal pada kuartal II/2021, namun itu lebih rendah dari perkiraan 8,5 persen, dan kuartal I/2021 sebesar 6,3 persen. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis