Connect with us

Bisnis

APBN 2023 Bernuansa Optimis dan waspada, Geliat Ekonomi Indonesia Masih Berada di Arah Positif

Hardi Fardiansyah, Pengamat Ekonomi dan Hukum Nasional

BISNISREVIEW.COM – Angaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) bernuansa Optimis dan waspada lantaran berbagai indikator menunjukkan bahwa geliat ekonomi Indonesia dibandingkan negara-negara lain masih berada di arah yang positif.

Ekonom Hardi Fardiansyah menjelaskan, sampai saat ini geliat ekonomi masih berada pada arah yang positif lantaran pemerintah yang terus memitigasi dan mengantisipasi berbagai kemungkinan.

“Kita lihat defisit tahun 2022 lalu, berhasil mencapai angka di bawah 3 persen, atau lebih rendah dari tahun sebelumnya. Hal itu sejalan dengan pemulihan ekonomi Indonesia yang masih sangat kuat dan terus berlanjut di 2023 sekarang,” kata Hardi kepada Bisnisreview.Com, Senin (27/2/2023).

Di sisi lain, tambah Hardi, sejumlah reformasi yang telah dilakukan juga merupakan ciri positif dan kuat dari Indonesia di mata internasional.

Ia menandaskan, salah satunya adalah berupa implementasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), serta Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) di tengah kondisi yang extraordinary.

“Ini adalah membangun fondasi jangka menengah dari perekonomian Indonesia dan inilah yang menjadi cerita narasi positif dari ekonomi Indonesia. Perlu dikelola dan di manage dengan baik agar pemulihan ekonomi bisa terwujud sehingga APBN nya menjadi lebih sehat,” ujar Hardi.

Dia juga menyatakan optimis akan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia dikarenakan aktifitas dari seluruh partai politik.

“Pasti ini akan menimbulkan dampak terhadap kegiatan politik yang berdampak pada kegiatan ekonomi yang positif,” tegas dia.

Lebih lanjut, Hardi yang juga berprofesi sebagai advokat dan dosen ini menegaskan, Indonesia tetap optimis dan penuh harapan namun tetap waspada. Ia meminta kepada pemerintah agar tetap optimis terhadap kondisi perekonomian akan semakin membaik melalui APBN sebagai instrumen penjaga masyarakat dan perekonomian, namun tetap waspada menghadapi dinamika ke depan karena risiko ketidakpastian yang masih tinggi.

“Saya minta kepada pemerintah agar tetap optimis terhadap kondisi perekonomian yang akan semakin membaik melalui APBN sebagai instrumen penjaga masyarakat dan perekonomian,” tutup Hardi. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis