Nasional
Bentu Rasa Terima Kasih, Forkom KBI Menginisiasi Renovasi Rumah Bung Hatta Di Jl. Diponegoro 57 Jak-Pus
Bisnisreview.com — Forkom KBI Menginisiasi Renovasi Rumah Bung Hatta Di Jalan Diponegoro 57 Jakarta Pusat.
Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia (Forkom KBI) menginisiasi renovasi rumah tinggal Bung Hatta yang berada di Jl Diponegoro 57, Jakarta Pusat.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa terima kasihnya terhadap Bung Hatta, yang tidak hanya sebagai tokoh sejarah, namun beliau juga mewariskan ilmu koperasi kepada anak bangsa ini.
Demikian Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Koperasi Pegawai Pemda DKI Jakarta, Hasanuddin Bsy saat memberikan donasi bantuan renovasi rumah Bung Hatta, di Jl Diponegoro 57, Jakarta Pusat Kamis (16/12/2021).

Ket foto : Ketua Umum Koperasi Pegawai Pemda DKI Jakarta, Hasanuddin Bsy saat memberikan donasi bantuan renovasi rumah Bung Hatta, di Jl Diponegoro 57, Jakarta Pusat Kamis (16/12/2021).
Menurut Hasanuddin, rumah yang dihuni oleh Bapak Koperasi Indonesia sejak tahun 1943 itu, saat ini kondisinya sudah memprihatinkan di mana sejumlah tiang dan bangunannya mulai rapuh di makan usia.
“Memang belum semua ruangan dalam rumah ini yang bisa kami perbaiki, namun beberapa ruangan penting seperti ruang perpustakaan, lantai dan tiang-tiang yang mulai lapuk, kini sudah dalam kondisi baik,” ujar Hasanuddin.
Hasanuddin menegaskan bahwa, renovasi rumah tokoh sejarah dan bapak bangsa itu seyogyanya menjadi tanggungjawab negara, namun upaya tersebut baru sebatas wacana dan tak kunjung terlaksana. “Karenanya saya mengajak Forkom KBI yang merupakan kumpulan para pegiat koperasi besar tingkat nasional untuk bersama-sama kumpulkan dana memperbaiki rumah bapak koperasi yang kita cintai ini,” tegasnya.
Lebih lanjut Hasanuddin mengungkapkan, renovasi rumah Bung Hatta adalah manifestasi dari rasa terima kasih kita terhadap Bung Hatta.Itikad baik itu, akhirnya terwujud berkat dukungan dana yang bersumber dari sejumlah koperasi yang menjadi komunitas Forkom KBI, yaitu sebuah kelompok koperasi skala besar tingkat nasional yang tersebar dari provinsi Aceh hingga Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Ket foto : Ruang kerja Bung Hatta
Pada 20 Juli 2020 lalu, Hasanuddin bersama Sekjen Forkom KBI Irsyad Muchtar menyerahkan donasi perbaikan rumah Bung Hatta sebesar Rp 825.000.000 ( delapan ratus dua puluh lima juta rupiah).
Rumah Bung Hatta sudah berusia 63 tahun sejak dibangun tahun 1930. Pertama kali direnovasi tahun 1957 oleh seorang ahli beton. Rumah yang terletak di atas tanah seluas lebih dari 1.000 meter itu memiliki dua lantai dan terdapat tiga sekat ruang.
Sekat pertama adalah diperuntukan untuk ruang kerja Bung Hatta, ruang tamu, dan toilet yang berada di tembok yang dipasangi lukisan yang biasa disebut Hatta ‘Cah Angon dan Kerbau’.
Toilet tampak apik dan kering tanda jarang digunakan.
Sekat kedua ruang tidur. Di luar ruangan terdapat beberapa kursi tempo dulu yang berjajar kiri ke kanan yang biasa digunakan untuk jamuan tamu Bung Hatta.
Sementara sekat ketiga menjadi ruang santai dan ruang makan Bung Hatta beserta keluarga. Ketiga sekat tersebut memiliki akses masuk. Namun, hanya pintu di sekat ketiga yang selalu terbuka. Selebihnya terkunci rapat setiap hari.
Saat para pegiat koperasi tergerak untuk membantu memperbaiki rumah tersebut, Mutia Farida Hatta Swasono didampingi suaminya, Sri Edi Swasono beserta dua putri Bung Hatta lainnya, Gemala Hatta dan Halida Hatta merasa terharu karena justru orang-orang koperasi yang tergerak dan peduli untuk merenovasi rumah bersejarah Bung Hatta.
Forkom KBI merupakan wadah berkumpul koperasi yang tergolong besar dengan indikator besaran aset, omset/volume usaha dan jumlah anggota. Keanggotaannya tersebar di berbagai pelosok Tanah Air.
Sejumlah koperasi yang ikut memberikan donasi renovasi rumah Bung Hatta antara lain Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia ; Kospin Jasa Pekalongan, Jawa Tengah; Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia Tangerang, Banten; KSP Sejahtera Bersama Bogor, Jawa Barat; Pusat Koperasi Pegawai RI DKI Jakarta, Koperasi Pegawai Pemda DKI Jakarta (KPPD), KSP Makmur Mandiri Bekasi, Jawa Barat; KSP Utama Karya Jepara, Jawa Tengah dan KSP Kodanua Jakarta.
Selain itu, Kopkar Tankers Pertamina Perkapalan Jakarta, Koperasi Garuda Maintenace Facility (GMF) Aero Asia Tangerang, Koperasi Setia Bhakti Wanita Surabaya, Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia (KOAPGI) Tangerang, Koperasi Telekomunikasi Selular (KISEL) Jakarta, Koperasi Setia Budi Wanita Malang, Koperasi Peternak Susu Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, Koperasi Serba Usaha Tunas Jaya, Koperasi Simpan Pinjam Kowika Jaya serta sejumlah donatur pribadi. (Red).