Bisnis
Bursa Asia Kompak Melemah Setelah Risalah The Fed Terpeceh Atas Keputusannya Menghentikan Kenaikan Suku Bunga
BISNISREVIEW.COM – Bursa Asia pada awal perdagangan hari ini, Kamis (6/7/2023) kompak melemah. Bursa Asia dibuka cenderung melemah setelah risalah Federal Reserve (The Fed) mengungkapkan bahwa bank sentral terpecah atas keputusannya untuk menghentikan kenaikan suku bunga pada bulan Juni dan melihat lebih banyak kenaikan ke depan dengan kecepatan yang lebih lambat.
Pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,1,2% ke 32.937,7. Sejalan, Hang Seng dibuka melemah 1,41% ke 18.840,41.
Sementara itu, indeks Taiex melemah 0,85% ke 16.911,44 dan indeks Kospi turun 0,36% menjadi 2.569,74. Lalu, indeks S&P/ASX 200 turun 0,82% ke 7.193,5.
Di sisi lain, FTSE Straits Times turun 0,18% ke 3.179,67 dan FTSE Malay melemah 0,20% menjadi 1.387,12.
Para pejabat mengatakan bahwa jeda singkat dalam siklus pengetatan The Fed akan memberi komite waktu untuk menilai dampak dari kenaikan tersebut, langkah paling agresif sejak awal 1980-an.
Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Janet Yellen memulai kunjungannya ke Beijing minggu ini, di mana dia diharapkan untuk bertemu dengan para pejabat senior di China. Ini terjadi setelah China pada hari Rabu tiba-tiba membatalkan kunjungan Perwakilan Tinggi UE untuk Luar Negeri Josep Borrell ke China. (BR/Arum)