Bisnis
Dihantam Pengesahan Paket Stimulus Biden Rp1,9 Triliun, “Rupiah Keok Terhadap Dolar AS”
DPR, dipimpin oleh Ketua Nancy Pelosi, setuju untuk memajukan rencana bantuan besar-besaran yang mencakup perluasan program guna membantu jutaan orang AS yang terdampak pandemi.
BISNISREVIEW.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan hari ini, Senin (1/3/2021). Rupiah dibuka melemah di kisaran Rp14.200 per dolar AS pada Senin, 1 Maret 2021 pagi.
Dihantam kabar pengesahan paket stimulus Joe Biden senilai Rp1,9 triliun oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS). Pendanaan raksasa yang ditujukan untuk membangkitkan kembali perekonomian AS dari pandemi Covid-19 mampu membuat rupiah keok terhadap dalar AS.
Rupiah kini terdepresiasi -0,91% ke level Rp14.240 per dolar AS. Level tersebut sekaligus menjadi yang terdalam bagi rupiah sejak pagi tadi. Bukan cuma itu, rupiah bahkan remuk melawan mata uang dunia lainnya, termasuk dolar Australia (-1,58%), poundsterling (-1,27%), dan euro (-0,99%), seperti dilansir RTI.
Rupiah juga tak kuasa melawan mata uang regional. Menjadi yang paling babak belur se-Asia, rupiah menyerah atas won (-1,60%), dolar Singapura (-1,11%), yuan (-1,10%), dolar Hong Kong (-0,93%), dolar Taiwan (-1,75%), ringgit (-0,69%), dan baht (-0,60%).
Padahal, banyak mata uang Asia kini tengah menguat terhadap dolar AS, seperti dolar Taiwan, dolar Singapura, won, dolar Hong Kong, dan yuan. Hanya tersisa baht dan yen bersama rupiah sebagai mata uang yang tunduk atas dolar AS. (BR/Arum)