Bisnis
Disokong Enam Sektor, IHSG Menguat Tipis Menjelang Siang Ini
BISNISREVIEW.COM – Enam sektor menyokong kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini.IHSG menguat menipis hingga akhir perdagangan sesi I hari ini. Kamis (16/9/2021) pukul 11.30 WIB, IHSG hanya menguat 0,03% atau 1,56 poin ke 6.111,79 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Enam sektor tersebut adalah Sektor transportasi dan logistik menguat 2,20%. Sektor energi menanjak 0,50%. Sektor keuangan menguat 0,43%. Sektor barang baku naik 0,15%. Sektor perindustrian dan barang konsumsi nonprimer naik masing-masing 0,03% dan 0,02%.
Lima indeks sektoral berakhir di zona merah hingga siang ini. Sektor teknologi terjun 1,99%. Sektor kesehatan tergerus 0,73%. Sektor infrastruktur turun 0,33%. Sektor properti dan real estat melemah 0,20%. Sektor barang konsumsi primer turun tipis 0,12%.
Total volume transaksi bursa mencapai 17,24 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,54 triliun. Sebanyak 234 saham turun harga. Ada 233 saham yang menguat dan 183 saham flat.
Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah: PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) 2,50%PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 2,22%PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 1,82%.
Top losers LQ45 terdiri dari: PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) -3,02%PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) -2,66%PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) -1,79%.
Investor asing mencatat net buy atawa pembelian bersih Rp 124,89 miliar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 76,9 miliar, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Rp 60,8 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 36,9 miliar.
Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih atawa net sell asing terbesar adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 46 miliar, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Rp 34 miliar, dan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) Rp 13 miliar. (BR/Arum)