Bisnis
Ditopang Delapan Indeks Sektoral, IHSG Melaju ke Zona Hijau
BISNISREVIEW.COM – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama, Senin (10/7/2023) melaju di zona hijau. Melansir RTI, indeks naik 0,42% ke level 5.744,545.
Sebanyak 300 saham naik, 212 saham turun, dan 212 saham stagnan. Total volume perdagangan 13,16 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 4,08 triliun.
Delapan indeks sektoral menopang laju IHSG. Yaitu IDX-Property 1,54%, IDX-Energy 1,05%, dan IDX-Trans 0,57%. Sedangkan tiga sektor yang membebani langkah IHSG yaitu IDX-Technology 0,35%, IDX-Cyclic 0,19%,d an IDX-Infra 0,09%.
Sementara itu, pasar Asia-Pasifik beragam menjelang laporan data inflasi utama minggu ini. Termasuk laporan indeks harga konsumen Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis Rabu dan indeks harga produsen pada Kamis.
Indeks harga konsumen China datar pada bulan Juni secara tahunan (YoY), level terendah sejak Februari 2021. Sementara itu, harga produsen turun 5,4% (YoY), laju penurunan tercepat sejak Desember 2015.
Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,87% dan Topix mengalami penurunan 0,61%.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,26% dan Kosdaq turun 0,33%. S&P/ASX 200 Australia naik 0,15%.
Indeks Hang Seng Hong Kong rebound dan naik 1,57%, dengan pasar China daratan juga lebih tinggi. Shanghai Composite naik 0,38% dan Shenzhen Component naik 0,56% pada hari Senin.
Saham-saham top gainers LQ45:
– PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 2,82% ke Rp 25.550
– PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 2,21% ke Rp 1.620
– PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik 1,55% ke Rp 11.450
Saham-saham top losers LQ45:
– PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) turun 2,08% ke Rp 705
– PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) turun 1,15% ke Rp 1.715
– PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) turun 0,96% ke Rp 2.070. (BR/Arum)