Bisnis
Ditopang Penguatan 242 Saham, IHSG Tancap Gas Menuju Zona Hijau
BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tancap gas menuju zona hijau hingga 0,33 persen pada awal perdagangan hari ini, Kamis (30/3/2023).
Tercatat, 242 saham menguat, 140 saham melemah, dan 210 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau naik menjadi Rp9.557 triliun.
Saham emiten rumah produksi GTRA terpantau melesat 34,6 persen ke Rp202. Kemudian disusul FILM dan WINE yang naik masing-masing 20,7 persen dan 21,4 persen.
Saham BBCA, BBRI, hingga BBNI menjadi saham yang teraktif setelah pembukaan. Berdasarkan data RTI, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di posisi 6.8.39 dan melesat ke posisi tertinggi 6.867 sesaat setelah pembukaan. Pada 09.14 WIB, IHSG bahkan terus melesat 0,36 persen ke 6.868.
Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG membentuk rising window bersamaan dengan penguatan pada perdagangan kemarin Rabu, (29/3/2023).
Kemudian terdapat pelebaran positive slope pada MACD yang mengindikasikan potensi penguatan lanjutan. Salah satu sentimen positif bagi IHSG adalah berlanjutnya penguatan nilai tukar rupiah ke level terhadap dolar AS.
Mata uang rupiah ditutup menguat 0,20 persen atau 29,5 poin ke level Rp15.055 per dolar AS.
“Hal ini masih terkait dengan bantuan likuiditas oleh The Fed dan rencana peningkatan program bantuan likuiditas dari otoritas di AS,” ujar Valdy dalam riset, Kamis (30/3/2023).
Adapun keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan di 5,75 persen kembali diapresiasi oleh pelaku pasar. Hal ini terlihat dari penguatan harga saham-saham perbankan.
Selain itu, penguatan mayoritas indeks global di Rabu (29/3) turut memberikan sentimen positif bagi IHSG hari ini. Indeks-indeks Wall Street mencatatkan rebound dengan ditopang oleh harga saham-saham teknologi. Beberapa diantaranya adalah Meta, Netflix, dan Apple yang menguat sekitar 2 persen, sedangkan Amazon menguat hingga 3 persen. (BR/Arum)