Connect with us

Nasional

Fadli Zon: Kalau Israel Mau Balas Dendam Seharusnya kepada Nazi, Bukan kepada Palestina

Ketua Badan Koordinasi Antarparlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon

Perang antara kelompok militan di Jalur Gaza dengan militer Zionis sudah memasuki hari kedelapan pada Senin (17/5/2021) hari ini. Sebanyak 193 orang tewas di Gaza, dan 10 orang tewas di Israel.

BISNISREVIEW.COM – Ketua Badan Koordinasi Antarparlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon akhirnya membuka suara atas tindakan Israel terhadap Palestina yang dinilai tidak prikemanusiaan.

Perbuatan keji yang dilakukan Israel terhadap Palestina menorehkan kririk dari negara-negara dunia termasuk Indonesia. Atas tinjak keji tersebut, politisi paetai Gerindra itu mempertanyakan sikap Israel yang melakukan tindakan keji kepada warga Palestina tersebut.

Padahal kalau mau balas dendam, kata dia, Israel melakukan itu kepada Nazi. Fadli mengungkapkan ada sekitar 6 juta Yahudi yang dibunuh keji oleh Nazi Jerman pada masa silam.

Hal itu diungkapkan Fadli Zon menanggapi konflik Israel-Palestina yang saat ini sedang berkecamuk.

“Ada sekitar 6 juta Yahudi dibunuh secara keji oleh Nazi Jerman dengan cara biadab. Kenapa kok Yahudi pro Zionis Israel biadab kepada org Palestina. Harusnya kalau mau balas dendam ya kepada Nazi. Apa salah orang Palestina? sekadar logika dasar sedehana,” kata Fadli seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @fadlizon, Senin (17/4/2021).

Sebelumnya, seorang jurnalis CNN membuat heboh dunia karena terang-terangan mengharapkan kehadiran sosok Adolf Hitler ketika Zionis Israel membombardir Jalur Gaza.

Perang antara kelompok militan di Jalur Gaza dengan militer Zionis sudah memasuki hari kedelapan pada Senin (17/5/2021) hari ini. Sebanyak 193 orang tewas di Gaza, dan 10 orang tewas di Israel.

Kontributor CNN, Adeel Raja menyampaikan komentarnya di Twitter pada hari Minggu. “Dunia saat ini membutuhkan seorang Hitler,” tulis dia yang tak lama kemudian dihapus karena jadi kontroversi.

Adolf Hitler adalah pemimpin rezim Nazi Jerman. Dia terkenal karena rezimnya dianggap membantai umat Yahudi Eropa secara besar-besaran di masa silam. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional