Connect with us

Bisnis

Harga Emas Dunia Berpotensi Menguat dan Bertahan Dekat Level Kunci Perdagangan Hari Ini

Harga emas dunia berpotensi menguat

BISNISREVIEW.COM – Harga emas dunia berpotensi menguat pada perdagangan Jumat (24/3/2023). Harga emas bertahan di dekat level kunci pada hari Jumat, melampaui dolar untuk minggu ketiga berturut-turut dalam tanda-tanda langkah The Fed yang kurang hawkish dan gejolak di sektor perbankan membuat trader beralih ke logam kuning sebagai safe haven pilihan mereka.

Harga emas juga akan mengalami kenaikan minggu keempat berturut-turut, jika level saat ini bertahan, saat dolar jatuh ke level terendah tujuh minggu terhadap sejumlah mata uang.

Pelemahan baru dolar terjadi setelah kenaikan suku bunga Fed sebelumnya pekan ini, tetapi mengisyaratkan suku bunga puncak mungkin sudah di depan mata, pasalnya krisis perbankan baru ini menyoroti dampak ekonomi yang berkembang dari biaya pinjaman yang tinggi

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan, emas dunia akan diperdagangkan di rentang US$ 1.926,10-US$ 2.013,20 per ons troi.

Dalam perdagangan Kamis (23/3) malam, harga emas dunia berada di level US$ 1.977,10 per ons troi. Harga emas melayang di bawah level kunci US$ 2.000 di tengah ekspektasi bahwa The Fed akan memiliki ruang terbatas untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Pergeseran kebijakan muncul setelah beberapa bank AS runtuh di tengah kenaikan suku bunga yang tajam.

“Investor menumpuk ke emas sebagai tempat berlindung yang aman, dengan prospek pertumbuhan ekonomi AS yang melambat,” kata Ibrahim dalam rilisnya, Kamis (23/3).

Jatuhnya kurs dolar AS juga membantu kenaikan harga emas. Pandangan Ketua The Fed Jerome Powell tentang inflasi sebagai musuh publik AS membawa para pencari safe-haven kembali ke logam mulia.

The Fed memahami kesulitan yang disebabkan oleh inflasi tinggi sehingga tetap berkomitmen kuat untuk menurunkan inflasi ke target sasaran 2%. Powell juga mengatakan sistem keuangan AS tetap mengkhawatirkan meski menyebut industri keuangan secara keseluruhan “sehat dan tangguh”.

“Beberapa analis melihat itu sebagai dukungan lebih lanjut untuk posisi emas sebagai tempat berlindung yang aman,” ucap Ibrahim.

Grafik teknis menunjukkan emas mungkin dapat kembali ke level US$ 2.000 jika momentum saat ini bertahan. Jika bertahan di atas US$ 1.977, emas kembali ke jalur bullish untuk melanjutkan tren naik dengan target US$ 2.010, lalu US$ 2.040, US$ 2.056, serta US$ 2.070. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis