Bisnis
IHSG Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Indonesia Terus Mencermati Perkembangan Negosiasi Plafon Utang AS yang Belum ada Solusi
BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (24/5/23) dibuka melemah tipis 0,02% menjadi 6735,24. Hari ini, pelaku pasar Indonesia terus mencermati perkembangan negosiasi plafon utang pemerintah Amerika Serikat (AS) yang belum ada solusi.
Pada pukul 09.03, IHSG melemah 0,24% ke level 6.720,53. Perdagangan menunjukkan terdapat 168 saham turun, 150 saham naik sementara 200 lainnya mendatar.
Sebanyak 142 saham naik, 105 saham turun dan 232 saham stagnan.
Enam indeks sektoral melemah, mengikuti pelemahan IHSG.
Sedangkan empat indeks sektoral lainnya selamat ke zona hijau.
Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor barang baku yang turun 0,65%, sektor perindustrian turun 0,41% dan sektor teknologi yang turun 0,36%.
Sedangkan indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor eneri yang naik 0,12%, sektor transportasi naik 0,05% dan sektor infrastruktur yang naik 0,04%.
Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 532,75 juta saham dengan total nilai Rp 324,70 miliar.
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
1. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) (2,38%)
2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) ((1,10%)
3. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) (1,49%)
Top losers LQ45 pagi ini adalah:
1. PT Bank Jago Tbk (ARTO) (-2,29%)
2. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) (-2,18%)
3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (-2,02%). (BR/Arum)