Connect with us

Bisnis

Karena Sejumlah Sentimen Negatif, IHSG Parkir di Zona Merah dengan Depresiasi 0,23 Persen ke 7.000,25

IHSG melemah

BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (29/3/2023) diprediksi rawan terkoreksi. IHSG kembali parkir di zona merah dengan depresiasi 0,23% ke 7.000,25.

Prediksi IHSG hari ini rawan melemah karena sejumlah sentimen negatif. Salah satu sentimen negatif datang dari bursa Amerika Serikat (AS) yang baru saja menutup perdagangan pagi ini waktu Indonesia.

Wall Street melemah pada hari Selasa karena investor mempertimbangkan komentar dari regulator utama Amerika Serikat (AS) tentang bank-bank yang kesulitan. Para pelaku pasar menjual saham-saham yang terkait dengan teknologi setelah kenaikan kuat baru-baru ini.

Sejatinya gerak IHSG memang sudah sideways dalam 2 bulan terakhir. IHSG hanya bergerak di rentang 7.000 hingga 7.100 dan jarang mampu bertahan lama di atas level 7.100.

Prediksi IHSG hari ini rawan bergerak turun setelah mengalami kenaikan pada perdagangan sebelumnya. IHSG ditutup menguat 51,39 poin atau 0,77% ke 6.760,32 pada akhir perdagangan Selasa (28/3/2023).

Selasa (28/3/2023), Dow Jones Industrial Average turun 37,83 poin atau 0,12% menjadi 32.394,25. Indeks S&P 500 melemah 6,26 poin atau 0,16% menjadi 3.971,27. Nasdaq Composite turun 52,76 poin atau 0,45% menjadi 11.716,08.

Michael Barr, regulator perbankan utama Federal Reserve mengatakan kepada panel Senat bahwa Silicon Valley Bank (SVB) melakukan pekerjaan yang “mengerikan” dalam mengelola risiko sebelum keruntuhannya.

Saham Apple dan Microsoft bersama dengan saham terkait teknologi lainnya berakhir turun dan menjadi salah satu hambatan terbesar di S&P 500.

“Ini sedikit tindak lanjut dari penurunan saham teknologi kemarin. Anda melihat sedikit aksi ambil untung,” kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan saham di Wedbush Securities di Los Angeles kepada Reuters.

Indeks teknologi S&P 500 turun 0,5% pada hari Selasa, memperpanjang penurunan minggu ini. Tetapi, indeks teknologi masih tetap naik tajam untuk kuartal pertama.

Indeks perbankan regional KBW turun 0,2% pada perdagangan yang berakhir pagi waktu Indonesia. Saham First Citizens BancShares Inc naik tipis setelah kemarin saham naik lebih dari 50%. First Citizens mengatakan akan mengakuisisi simpanan dan pinjaman dari Silicon Valley Bank. Saham bank ini dijual tajam setelah masalah SVB mencuat.

Rekomendasi saham

Research Analyst Reliance Sekuritas Ayu Dian menyatakan, salah satu saham yang perlu dipantau pada perdagangan hari ini adalah sektor konsumsi. Belakangan ini harga saham sektor konsumsi melemah karena laporan kinerja yang kurang oke.

Beberapa emiten barang konsumsi telah merilis kinerja keuangan tahun 2022 antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Ketiga emiten tersebut mengalami penurunan laba bersih dibandingkan tahun sebelumnya.

ICBP misalnya mencetak kenaikan penjualan sebesar 14% pada 2022 menjadi Rp 64,8 triliun, dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 56,8 triliun. Sementara laba bersih emiten ini mengalami penurunan 27,8% menjadi Rp 5,7 triliun dari tahun sebelumnya Rp 7,9 triliun.(BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis