Connect with us

Nasional

Kelangkaan Minyak Goreng Picu Kenaikan Sembako, Advokat: Stop Penderitaan Rakyat

Foto Ilustrasi

BISNISREVIEW.COM – Advokat dan Pengamat Hukum Nasional, Andi Syamsul Bahri menilai, akibat dari kelangkaan minyak goreng memicu harga barang kebutuhan sembako menjadi meningkat dan beban kenaikan ini sangat memberatkan masyarakat, apalagi mendekati bulan suci Ramadhan.

Andi Syamsul meminta agar pemerintah segera menyudahi kelangkaan minyak goreng itu agar tidak menjadi beban penderitaan pada rakyat.

“Saya minta agar pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan untuk segera mengakhiri penderitaan rakyat yakni mengembalikan stabilitas harga minyak goreng,” kata Andi Syamsul kepada Bisnisreview.Com, Jumat (18/3/2022).

Menurut dia, tugas utama pemerintah adalah memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya. Pasalnya, minyak goreng sudah merupakan kebutuhan dasar atau pokok rakyat Indonesia.

Baca Juga: https://bisnisreview.com/pedagang-akui-kenaikan-harga-ikan-jelang-ramadhan-tidak-berpengaruh-terhadap-jumlah-permintaan/

“Kelangkaan minyak goreng dalam beberapa Minggu telah mengakibatkan harga melonjak, yang mana rakyat bertanya-tanya upaya yang dilakukan rezim Jokowi untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng.
Sejatinya Indonesia adalah penghasil sawit dan masuk negara produsen sawit terbesar dunia,” pungkasnya.

Lebih lanjut, mantan aktivis HMI ini menilai kelangkaan minyak goreng disebabkan adanya penanganan pemerintah dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng lambat sehingga menambah penderitaan rakyat.

“Seharusnya pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mencari jalan keluar yang cepat dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng,” tegas Andi Syamsul

Kementerian Perdagangan dan Kementerian Industri, tambah dia, sejatinya, memanggil produsen minyak goreng terutama pabrikan besar, untuk mengatasi kendala kelangkaan minyak goreng.

“Pemerintah harus bertindak tegas jika ditemukan adanya permainan monopoli atau kartel dalam produksi minyak goreng. Karena kelangkaan ini sebuah mata rantai dimulai dari produsen minyak goreng,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, pemerintah harus melakukan upaya semaksimal mungkin untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng dan harus mengendalikan harganya agar beban penderitaan rakyat tidak bertambah sulit.

“Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng tersebut, sebaiknya pemerintah berupaya semaksimal mungkin. Karena saat ini rakyat sudah sangat menderita dengan harga minyak goreng dan sembako yang melonjak,” lontar Andi Syamsul,” lontar dia.

Andi Syamsul menduga, kelangkaan minyak goreng itu terjadi akibat permainan mafia minyak goreng karena perbuatan mereka lebih jahat dari koruptor. Untuk itu dia meminta pemerintah segera menangkap dan menghukum mafia minyak goreng.

“Saya minta agar mafia minyak goreng dapat dihukum lebih berat dari koruptor, karena mafia perbuatannya langsung menyengsarakan rakyat. BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional