Connect with us

Bisnis

Kondisi Pengusaha Memprihatinkan, Apindo: Sebaiknya Pemerintah Desain Stimulus Produktif

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani

BISNISREVIEW.COM – Berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan pengusaha masih harus mencicil pinjaman, membayar operasional perusahaan dan gaji pegawai.

Melihat adanya fakta tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menyarankan, sebaik pemerintah bisa mendesain stimulus produktif bagi dunia usaha selain untuk sektor kesehatan dan bantuan sosial. Hariyadi menyebut terdapat tiga usulan stimulus produktif bagi dunia usaha.

Usulan tersebut antara lain adalah keringanan listrik dan pajak juga sangat diperlukan agar pengusaha mampu bertahan. Hariyadi mengatakan, sejauh ini untuk stimulus listrik belum ada kejelasan apakah dapat diberikan kepada pengusaha.

“Listrik belum dapatkan suatu kejelasan soal listrik. Perusahaan sampai sekarang belum ada kejelasan kami selama ini kami bayar cukup tinggi untuk listrik. Selama ini untuk listrik baru untuk 450 VA dan 900 VA ya,” jelas Hariyadi saat konferensi Pers, Rabu (21/7/2021).

Kemudian mengenai implementasi POJK No 11 2020 atau POJK No 03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019, diharapkan lebih seragam.

Mengenai implementasi Permenaker No 2/2021 tentang Pelaksanaan Pengupahan pada Industri Padat Karya Tertentu dalam masa pandemi Covid-19. Pengusaha berharap dapat melakukan penyesuaian besaran dan cara pembayaran upah pekerja atau buruh berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja atau buruh.

Hariyadi mengungkapkan bahwa, kenyataan di lapangan banyak lembaga keuangan yang memberikan keringanan yang berbeda-beda untuk penurunan bunga, perpanjangan jangka waktu, pengurangan tunggakan pokok, pengurangan tunggakan bunga, penambahan fasilitas kredit/pembiayaan, konversi kredit/pembiayaan menjadi penyertaan modal sementara. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis